Dulu Frustrasi, Kini Messi Berdiri di Puncak Piala Dunia

Kris FW - detikBali
Selasa, 23 Jun 2026 11:50 WIB
Lionel Messi. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Denpasar -

Sepuluh tahun lalu Lionel Messi meninggalkan Timnas Argentina dengan kepala tertunduk. Gagal mengeksekusi penalti di final Copa America 2016 dan kembali kalah di partai puncak membuatnya merasa sudah tak punya lagi yang bisa diberikan untuk negaranya.

Kini, satu dekade berselang, cerita itu berbalik 180 derajat. Messi tak hanya membawa Argentina ke era paling sukses dalam beberapa dekade terakhir, tetapi juga resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Pada 2016, Messi berada di titik terendah dalam karier internasionalnya. Argentina kalah dari Chile pada final Copa America dan kembali gagal meraih trofi setelah empat kekalahan di final turnamen besar dalam kurun sembilan tahun.

Saat itu Messi bahkan gagal mengeksekusi penalti dalam adu tos-tosan. "Bagi saya, tim nasional sudah selesai. Saya sudah melakukan semua yang saya bisa. Sangat menyakitkan karena tidak bisa menjadi juara," kata Messi saat itu.

Keputusan tersebut mengejutkan dunia sepakbola. Namun, Messi kemudian mengubah pikirannya dan kembali membela Argentina. Keputusan itulah yang menjadi titik balik terbesar dalam kariernya.

Simak Video "Video: Ada Messi di Skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork