Arsenal terpeleset di momen krusial perburuan gelar Premier League 2025/2026. Dua kekalahan beruntun membuat posisi Meriam London goyah, namun William Saliba meminta timnya tetap tenang di tengah tekanan.
Kekalahan dari Bournemouth dan Manchester City memaksa pasukan Mikel Arteta turun ke posisi kedua pada pekan ke-33. Padahal, Arsenal sempat nyaman di puncak klasemen sejak pekan ketujuh.
Situasi kian rumit karena persaingan gelar kini memanas dengan hanya lima laga tersisa. Manchester City sukses mengambil alih posisi teratas berkat keunggulan selisih gol, meski poin kedua tim sama-sama 70.
"Saya pikir kami perlu tenang. Kami juga perlu berjuang sampai akhir di lapangan, karena ini saatnya," kata Saliba selaku bek Arsenal, dilansir dari detikSport.
"Sekarang kami harus maju, dan kami membutuhkan semua orang: suporter, tim, staf, semua orang, karena kami harus melakukannya sekarang. Sebelum semuanya terlambat," sambungnya.
Saliba menegaskan Arsenal masih punya tekad kuat untuk bangkit, meski hasil dalam beberapa pertandingan terakhir tidak berjalan sesuai rencana.
Laga Penentu di Emirates
Kesempatan kembali ke puncak masih terbuka bagi Arsenal. Mereka wajib menang saat menjamu Newcastle City di Emirates Stadium, Sabtu (25/4/2026) malam WIB.
Momentum itu bisa dimanfaatkan karena Manchester City tidak bermain akhir pekan ini akibat tampil di Piala FA.
"Pertandingan terakhir kami ingin menang, dan kami tidak berhasil. Tapi ini belum berakhir. Sekarang kami tahu apa yang akan kami hadapi, dan kami tahu apa yang harus kami lakukan jika ingin memenangkan liga. Kami harus memulainya pada hari Sabtu," Saliba menegaskan.
Simak Video "Video Man City Gebuk Newcastle 2-1, Arsenal Ketar-ketir?"
(dpw/dpw)