Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar kegiatan simulasi pengamanan dan kontigensi Ops Mandalika Rinjani 2026 dalam rangka menyukseskan perhelatan Grand Prix of Indonesia atau MotoGP yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 9-11 Oktober mendatang.
Kegiatan melibatkan 2.678 orang dari personel Polri, TNI, Pol PP, Dishub, Basarnas, dan beberapa pihak lain. Dalam acara itu, para petugas mensimulasikan sejumlah adegan. Seperti, pemeriksaan penonton, demonstrasi, pengamanan tamu VIP serta antisipasi ledakan bom.
"Hari ini tanggal 28 September 2026 kami melakukan simulasi pengamanan operasi Mandalika Rinjani 2026. Di mana pelaksanaan ini rangkaian dari pengamanan dalam rangka operasi Mandalika Rinjani 2026 di gelar 9-11 Oktober," kata Kapolda NTB Irjen Kalingga Rendra Raharja, seusai melakukan simulasi pengamanan di area parkir Dulux VIP Sirkuit Mandalika, Senin (28/9/2026).
Kalingga menjelaskan, simulasi ini merupakan kegiatan puncak dari latihan-latihan yang telah dilakukan oleh petugas. Ia menyebut, hal itu dilakukan untuk memastikan MotoGP Mandalika 2026 ini berjalan dengan aman dan lancar.
"Termasuk hari ini, hari ini adalah operasi Mandalika kontigensi. Kami mengamankan sedemikian risiko apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Polda dan Kodam 19 Udayana dan instansi terkait siap melaksanakan kegiatan pengamanan MotoGP 2026," bebernya.
Menurutnya, dalam pengamanan MotoGP ini Polri tidak hanya menerjunkan personel Polda NTB. Namun, jajaran Mabes Polri juga dilibatkan untuk mengamankan sejumlah hal. Seperti, penerbangan drone ilegal yang dapat memicu adanya gangguan udara.
"Seluruhnya ada, termasuk ada bekap dari Mabes, TNI AU juga ada," tegasnya.
Di empat yang sama, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia Troy Reza Warokka, mengatakan simulasi pengamanan dan kontigensi ini dilakukan untuk memastikan MotoGP 2206 berjalan lancar. Setelah melihat latihan hari ini, pihaknya yakin bahwa perhelatan ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu akan sukses.
"Intinya kegiatan hari ini menegaskan kesiapan ITDC beserta seluruh stek holder pengamanan MotoGP untuk menjadikan Mandalika Grand Prix ini yang terbaik di dunia," kata Troy.
Dia menyebut suksesnya MotoGP Mandalika ini bukan hanya akan menguntungkan ITDC saja, tetapi akan mengharumkan nama baik bangsa Indonesia di kancah dunia.
"Ini bukan tugas polri saja, tapi ini adalah tugas kita bersama untuk memastikan MotoGP berhasil," pungkas Troy.
Simak Video "Video Terkuak Motif Anak Durhaka Bunuh-Bakar Ibu di Mataram"
(hsa/hsa)