Bursa Calon Ketua DPD Demokrat NTB Panas Jelang Musdalub

Ahmad Viqi - detikBali
Selasa, 15 Sep 2026 22:15 WIB
Foto: Anggota DPRD NTB Fraksi Demokrat, Abdul Rauf ditemui di Mataram, Selasa (15/9/2026). (Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan tertunda. Agenda yang semula dijadwalkan bergulir pada 18 September 2026 tersebut kini masih menunggu kepastian dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat.

Anggota DPRD NTB Fraksi Demokrat, Abdul Rauf, membenarkan kabar penundaan agenda penting partai berlogo bintang mercy tersebut. Menurut dia, kemungkinan Musdalub digelar pada awal bulan Oktober mendatang.

"Musda sudah ada informasi ditunda, tidak jadi tanggal 18. Cuma saya sendiri belum lihat surat resminya," ujar Abdul Rauf saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2026).

Rauf mengungkapkan penundaan dipicu masalah teknis dan kesiapan DPP, ditambah padatnya agenda peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6 NTB ini memprediksi Musdalub baru bisa terlaksana pada bulan mendatang. Kendati demikian, ia menegaskan tanggal pastinya masih dinamis.

"Prediksi saya sih di awal-awal bulan, bulan Oktober. Tapi karena ini sifatnya tidak pasti, ya kita menunggu informasi resmi," tuturnya.

Meski jadwal pelaksanaan masih mengambang, peta persaingan perebutan kursi Ketua DPD Demokrat NTB sudah mulai hangat. Beberapa nama figur internal mulai mengemuka dan melancarkan pergerakan.

Rauf menyebut eks Ketua DPD Demokrat yang sebelumnya diberhentikan terkena kasus dana siluman seperti Indra Jaya Usman (IJU) kembali mencuat. Selain itu ada nama mantan Kapolda NTB Irjen (Purn) Hadi Gunawan masuk bursa pencalonan.

"Kalau yang sudah berproses itu ada beberapa, kayak Pak Hadi Gunawan, ada Pak IJU. Nah, kita masih belum bisa prediksi kekuatannya seperti apa karena belum ada yang terekspos ini," beber Rauf.

Rauf menegaskan bahwa peta kekuatan kandidat baru akan terlihat jelas saat pendaftaran resmi dibuka oleh panitia. Seluruh kader pada dasarnya memiliki peluang yang sama untuk bertarung.

Untuk bisa melenggang sebagai calon resmi, kandidat harus mengantongi syarat minimal dukungan dari pemegang hak suara di daerah.

"Salah satu syarat minimal pendaftaran itu berkaitan dengan dukungan 20 persen atau sekitar tiga suara DPC. Makanya pas pendaftaran dibuka nanti, siapa yang bisa daftar, baru bisa kita petakan," pungkasnya.

Hadi Gunawan Dapat Dukungan 10 DPC

Sebanyak 10 Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota se-NTB memberikan dukungan kepada Hadi Gunawan untuk memimpin DPD Partai Demokrat NTB pada Musdalub yang digelar bulan Oktober mendatang.

Para Ketua DPD Partai Demokrat NTB secara resmi menandatangani Surat Pernyataan Dukungan untuk mengusulkan dan mencalonkan mantan Kapolda NTB tersebut dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat NTB.

"Pertama-tama saya minta maaf atas penundaan Musda Demokrat NTB. Namun, apapun yang terjadi, kita tunggu perintah dari DPP," ujar Hadi Gunawan di hadapan para pengurus dan jajaran pimpinan DPC Partai Demokrat se-NTB, di Hotel Lombok Astoria, Selasa malam (15/9/2026).

Meski pelaksanaan Musda masih menanti arahan resmi kepengurusan pusat, Hadi menyatakan kesiapan penuh untuk mengikuti seluruh prosedur dan keputusan organisasi untuk bertarung.

Pensiunan jenderal bintang dua ini mengungkapkan alasannya mantap memilih Partai Demokrat sebagai panggung pengabdian politik karena dinilai konsisten menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

Dia pun siap melakukan konsolidasi seluruh jajaran pengurus DPC ke depan. Dia juga menggarisbawahi pentingnya membangun soliditas internal sebagai fondasi utama partai.

"Kekuatan itu yang pertama menjadikan kita kuat adalah kekompakan. Di manapun, negara manapun, organisasi apapun, kalau di dalamnya tidak terjadi kekompakan, itu tidak akan kuat. Kita akan coba melahirkan kekompakan dulu di lingkungan kita agar nanti kita bisa kuat. Baru setelah kompak, kita menyusun rencana kita ke depan," tegas Hadi.

Diketahui, dukungan resmi ber-materai tersebut dinyatakan langsung oleh Plt. Ketua DPD Partai Demokrat NTB Si Made Rai Edi Astawa bersama seluruh Ketua DPC Demokrat se NTB.

Antara lain Ketua DPC Kota Mataram Shinta Primasari, Ketua DPC Kabupaten Lombok Barat M. Zain Darmat, Ketua DPC Kabupaten Lombok Tengah Adi Bagus Karya Putra, Ketua DPC Kabupaten Lombok Timur Amrul Jihadi, serta Ketua DPC Kabupaten Lombok Utara Zarkasi.

Dukungan penuh juga diberikan oleh Ketua DPC Kabupaten Sumbawa Budi Kurniawan, Ketua DPC Kabupaten Sumbawa Barat Ahmad, Ketua DPC Kabupaten Dompu Ismul Rahmadin, Ketua DPC Kabupaten Bima Misfalah, dan Ketua DPC Kota Bima M. Ryan Kusuma Permadi.



Simak Video "Video Demokrat soal Sistem Pilkada ke Depan: Kami Sejalan dengan Prabowo"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork