Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
AH (58) menuliskan sejumlah pesan untuk keluarganya sebelum ditemukan tewas. Pria paruh baya itu bunuh diri dengan cara menenggelamkan diri di laut diduga karena terlilit utang akibat bermain judi online (judol).
Pesan-pesan itu dituliskan dalam dua pucuk surat di kantong celana milk AH (58) yang ditemukan oleh polisi. AH ditemukan tewas terikat tali dengan pemberat karung berisi pasir di pinggir Pantai Tanjung Busur, Desa Akar-Akar, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Isi Dua Pucuk Surat
Kasatreskrim Polresta Mataram Iptu I Komang Wilandra mengatakan dua lembar surat yang ditemukan petugas itu ditulis oleh korban menggunakan bahasa Sasak. Berikut isi surat pertama:
"Pacu-pacu tadah dek, ca HP kon kantong selanangku sik gantung kon no, jari kenang kenanganku, ingat suruk Jowar mbait sampino. (Baik-baik ya nak, itu HP dikantong celana saya jadikan kenang-kenangan dari saya, ingat suruh Jowar ambil sapi itu)," tulis korban.
Sementara dalam surat kedua, korban kembali menitipkan pesan kepada keluarganya. Ia mengaku memiliki banyak beban dan meminta keluarganya menjaga diri.
"Ijal suruk Jowar mbait sampini, aku lalo, bebanku luwek, jaga dirik, dik wah nakal (Ijal, suruh Jowar ambil sapi ini, saya mau pergi, saya banyak beban, jaga dirimu, jangan nakal)," tulis korban dalam surat tersebut.
Simak Video "Video Top 5: iPhone 18 Pro Resmi Rilis hingga Kasus Bunuh Diri Naik Tiap Tahun"
(hsa/nor)