Sebanyak tujuh karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pohon Bao di Kota Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipecat. Salah satu alasan pemecatan tersebut, para karyawan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) itu sering membawa pulang bahan makanan.
Salah satu karyawan dapur MBG yang dipecat itu adalah Hildegonda Roja. Ia membatah tudingan Kepala SPPG Pohon Bao, Anjelina Ruron, yang menyebut mereka membawa bahan makanan pulang ke rumah. Hildegonda mengatakan dirinya hanya membawa sampah organik dan sisa-sisa nasi ke rumah.
"Sampah organik kami selalu bawa buat ternak-ternak. Sebelum kami bawa, saya selalu izin atau minta kepada asisten lapangan," kata Hildegonda kepada detikBali, Sabtu (13/6/2026).
Hildegonda mengatakan para karyawan SPPG juga rutin membersihkan dapur MBG sebelum pulang. Menurutnya, kepala SPPG Pohon Bao tidak pernah menunjukkan bukti atas tudingan yang membuat dirinya dipecat tersebut.
"Saya juga minta buka CCTV buat buktikan atas tudingan ibu (Kepala SPPG Anjelina Ruron), tapi ibu hanya melongo tatap saya punya muka," imbuhnya.
Karyawan lainnya, Maria Magdalena Tukan, setali tiga uang. Ia menyayangkan keputusan kepala SPPG yang memecat tujuh karyawan di dapur MBG itu.
"Semua yang ibu omong itu tidak jelas, tidak sesuai, karena kami minta ibu (Kepala SPPG Pohon Bao, Anjelina Ruron) buka CCTV, dia tidak mau, dia sembunyikan (apa) maksudnya?" ujar Maria.
Simak Video "Video: Flores Timur Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Lahar Dingin hingga 30 Desember"
(iws/iws)