Manggarai Barat

Pencarian Pelatih Valencia Berakhir Saat Tahun Baru, Bisa Diperpanjang

Sui Suadnyana, Ambrosius Ardin - detikBali
Rabu, 31 Des 2025 15:59 WIB
Foto: Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian korban kapal pinisi Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (29/12/2025). (Foto: Ambrosius Ardin/detikBali)
Manggarai Barat -

Operasi pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR) korban Pinisi Putri Sakinah tenggelam di Selat Pulau Padar, Taman Nasional (TN) Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), berakhir pada hari ketujuh dan tepat saat tahun baru atau Kamis (1/1/2026). Namun, pencarian korban bisa diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi.

Sesuai peraturan perundang-undangan, operasi SAR hanya berlangsung selama tujuh hari. Pencarian bisa diperpanjang jika ada tanda-tanda korban ditemukan. Operasi SAR juga bisa dibuka lagi setelah ditutup pada hari ketujuh jika ada tanda-tanda korban ditemukan.

"Pencarian kami laksanakan sesuai dengan undang-undang pencarian dan pertolongan, kami laksanakan selama tujuh hari," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, Rabu (31/12/2025).

Fathur mengatakan tim SAR gabungan akan melakukan evaluasi setelah pencarian selama tujuh hari berakhir. Operasi SAR terhadap korban pinisi tenggelam itu bisa diperpanjang hingga tiga hari, tergantung hasil evaluasi.

Terdapat tiga korban yang belum ditemukan hingga pencarian hari keenam pada Senin (29/12/2025) sore, yakni pelatih tim sepakbola Valencia Wanita B, Fernando Martin Carreras, dan dua anak laki-lakinya. Satu putri Martin sudah ditemukan tak bernyawa pada Senin (29/12/2025).

Tim SAR gabungan mengerahkan 140 personel pencarian hari keenam, termasuk belasan penyelam profesional. Selain itu, dikerahkan pula 12 kapal dan sejumlah peralatan canggih untuk membantu pencarian, seperti sonar, drone thermal, drone laut, dan peralatan canggih lain.



Simak Video "Video: Kuota 1000 Wisatawan Perhari Ditolak Pelaku Wisata di Labuan Bajo"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork