Layanan Ruang VIP-VVIP Bandara Komodo Ditiadakan Imbas Efisiensi Anggaran

Ambrosius Ardin, Sui Suadnyana - detikBali
Kamis, 13 Feb 2025 17:15 WIB
Foto: Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Ambrosius Ardin)
Manggarai Barat -

Layanan ruang VIP dan VVIP Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditiadakan imbas efisiensi anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto. Ruang VIP dan VVIP adalah ruang khusus untuk pelayanan tamu VIP dan VVIP di terminal bandara.

"Yah begitulah (layanan ruang VIP-VVIP Bandara Komodo ditiadakan)," kata Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo, Ceppy Triono, Kamis (13/2/2025).

Peniadaan layanan ruang VIP dan VVIP Bandara Internasional Komodo itu untuk penghematan energi dan sumber daya. Peniadaan layanan ruang VIP dan VVIP bandara di destinasi pariwisata superprioritas tersebut dimulai sejak 7 Februari 2025.

Ceppy telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat hingga pimpinan lembaga negara vertikal di Labuan Bajo terkait peniadaan layanan ruang VIP dan VVIP di Bandara Komodo.

Dalam surat itu, Ceppy menyebutkan dasar peniadaan layanan ruang VIP dan VVIP Bandara Internasional Komodo, yakni Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Dasar berikutnya, Surat Menteri Perhubungan Nomor:KU.001/1/3/MHB 2025 tanggal 31 Januari 2025 perihal Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN di Lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2025.

"Dalam rangka mendukung penghematan energi dan sumber daya yang diupayakan Pemerintah Republik Indonesia,dengan hormat disampaikan pemberitahuan bahwa Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Komodo akan meniadakan pelayanan ruang VIP dan VVIP terhitung mulai 7 Februari 2025 sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan," kata Ceppy.



Simak Video "Video Kata Menaker soal Kena Efisiensi Anggaran Perjalanan Dinas-Administrasi"

(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork