Aksi scam atau penipuan oleh money changer (tempat penukaran uang) terhadap wisatawan atau turis asing kembali terjadi di Ubud, Gianyar. Padahal, peristiwa serupa belum lama terjadi.
Dugaan penipuan itu terjadi di salah satu money changer di Jalan Raya Nyuh Kuning, Ubud. Dugaan penipuan itu sempat terekam dan videonya viral di media sosial (medsos).
Dalam video unggahan itu, terlihat dua perempuan WNA yang marah ke seorang penjaga money changer. Mereka merasa dicurangi dan berteriak menyuruh penjaga gerai itu diam dan meminta uangnya kembali.
"Diam kamu. Kembalikan uang saya," kata salah seorang perempuan asing di video yang viral, Kamis (29/1/2026).
Modus Lawas
Modus yang diduga dilakukan tergolong modus lawas yang banyak dipraktikkan money changer nakal. Yakni, menghitung uang di depan turis lalu menjatuhkan lembaran uang di bawah meja.
Narasi yang tertulis di video menyebut penjaga gerai sengaja menjatuhkan satu lembar mata uang asing milik perempuan itu ke bawah meja. Akibatnya, jumlah uang rupiah yang didapat tidak sesuai dengan nilai tukar mata uang asingnya.
Perempuan itu baru sadar ketika menghitung kembali uang rupiah yang didapat. Ada kekurangan Rp 950 ribu.
Merasa dicurangi, dua perempuan asing marah dan meminta uang asingnya dikembalikan sepenuhnya. Dia juga mengancam akan melaporkan penjaga money changer itu ke polisi.
"Akan saya laporkan Anda ke polisi sekarang," katanya.
Simak Video "Video: Polda Jatim Bongkar Modus Skema Segitiga Penipuan Jual-Beli Mobil"
(hsa/hsa)