Harga minyak dunia melonjak hingga 4% ke level tertinggi dalam lima bulan setelah serangan kelompok Houthi di Arab Saudi memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi dari Timur Tengah. Harga minyak mentah Brent bahkan menembus US$ 113 per barel pada perdagangan Kamis (22/10).
Melansir detikFinance, harga minyak mentah Brent naik US$ 4,35 atau 4% menjadi US$ 113,17 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) naik US$ 2,32 atau 2,4% menjadi US$ 99,47 per barel.
Harga penutupan Brent tersebut merupakan yang tertinggi sejak 4 Mei 2026. Brent juga bertahan di wilayah overbought secara teknis untuk ketiga kalinya dalam sepekan, mencerminkan kuatnya tekanan beli di pasar.
"Pasar minyak kembali menguat karena adanya tambahan premi risiko yang signifikan terkait serangan baru kelompok Houthi terhadap infrastruktur Arab Saudi, di tengah pembicaraan mengenai kemungkinan serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran," kata analis perusahaan energi Ritterbusch and Associates, dikutip dari Reuters, Jumat (23/10/2026).
Saudi Aramco telah meminta pegawainya mengevakuasi kantor pusat perusahaan di Dhahran, dekat Bahrain, seiring meningkatnya pertempuran antara Arab Saudi dan kelompok Houthi dari Yaman.
Konflik antara kelompok Houthi dan koalisi pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di sekitar Bab el-Mandeb. Jalur tersebut merupakan jalur pelayaran strategis di pintu masuk Laut Merah.
Analis Morgan Stanley memperkirakan ekspor minyak mentah dari Timur Tengah mencapai sekitar 17 juta barel per hari pada pekan lalu. Menurut data Kpler, ekspor minyak mentah dari wilayah tersebut rata-rata mencapai sekitar 18 juta barel per hari dalam 12 bulan sebelum dimulainya konflik yang melibatkan Iran.
Di AS, Valero Energy (VLO.N) mencatat laba kuartalan tertinggi sepanjang sejarah pada kuartal III-2026. Capaian tersebut melampaui ekspektasi pasar, didorong oleh gangguan pasokan bahan bakar akibat perang di Iran dan Ukraina yang meningkatkan margin.
Artikel ini telah tayang di detikFinance. Baca selengkapnya di sini!
Simak Video "Video: Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Trump Blokade Kapal Tanker Venezuela"
(dpw/dpw)