Dolar Amerika Serikat (AS) terus menekuk rupiah hingga ke level terendah. Bahkan, nilai tukar mata uang negeri Paman Sam ini diperkirakan bisa tembus di atas Rp 18.000/US$ pekan depan. Sementara posisi terakhir per Sabtu (30/5/2026) berada di level Rp 17.881/US$.
Dilansir dari detikFinance, Ekonom Senior INDEF, Tauhid Ahmad, memberikan pesan kepada golongan kelas menengah di Indonesia di tengah terpuruknya rupiah. Ada tiga hal yang harus dihindari sebagai berikut.
Simak Video "Video: Efek Domino Rupiah yang Melemah"
(iws/iws)