Umat Islam telah menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah mulai Kamis (19/2/2026). Salah satu amalan yang identik dengan bulan suci adalah sholat Tarawih, yang dikerjakan setiap malam selama Ramadan.
Dilansir dari Baznas Jawa Barat, istilah Tarawih berasal dari kata "tarwīh" yang berarti istirahat atau tempat istirahat. Menurut para ulama kata "tarawih" berasal dari kata murāwahah yang berarti mengulang-ulang.
Salat Tarawih merupakan salat sunnah. Jika menunaikan salat Tarawih akan mendapat pahala, sedangkan jika ditinggalkan tidak berdosa.
Salat Tarawih termasuk salat sunah. Artinya, ibadah ini berpahala jika dikerjakan dan tidak berdosa apabila ditinggalkan. Tarawih juga tergolong dalam ibadah qiyamul lail atau salat malam yang dianjurkan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
Waktu pelaksanaan salat Tarawih adalah setelah salat Isya. Sebagian besar ulama sepakat bahwa jumlah rakaat dalam sholat Tarawih adalah delapan rakaat ditambah sholat Witir sehingga menjadi sebelas rakaat .
Meskipun demikian, terdapat juga pandangan yang memperbolehkan jumlah rakaat yang lebih dari delapan, bahkan hingga mencapai 20 rakaat ditambah witir sehingga menjadi 23 rakaat.
Keutamaan Sholat Tarawih
1. Menghapus Dosa yang Telah Lalu
Sebagaimana dijelaskan dalam hadis di atas, Allah SWT akan mengampuni seluruh dosa orang muslim yang melaksanakan sholat Tarawih dengan keyakinan yang tinggi untuk mencari pahala dari Allah SWT.
2. Mendapatkan Pahala yang Berlipat Ganda
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, dimana setiap amal kebaikan akan dilipat gandakan pahalanya termasuk sholat Tarawih.
3. Membawa Kedamaian dan Ketenangan Hati
Sholat Tarawih memberikan ketenangan dan kedamaian batin. Suasana Ramadhan yang penuh kekhusyukan membuat hati lebih tenang dan damai, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Keutamaan Sholat Tarawih Malam 1-30
Dilansir dari NU Jatim, berikut keutamaan sholat tarawih dari malam pertama hingga ke-30.
Malam Ke-1:
يَخْرُجُ الْمُؤْمِنُ مِنْ ذَنْبِهِ فِى اَوَّلِ لَيْلَةٍ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ اُمُّهُ
Artinya: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.
Malam Ke-2:
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَةِ يُغْفَرُ لَهُ وَلِأَبَوَيْهِ اِنْ كَانَا مُؤْمِنَيْنِ
Artinya: Pada malam kedua, orang yang shalat Tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.
Malam Ke-3:
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ يُنَادِيْ مَلَكٌ مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ اِسْتَأْنِفِ الْعَمَلَ غَفَرَ اللهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ
Artinya: Pada malam ketiga, malaikat di bawah Arasy berseru: mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu.
Simak Video "Video: Catat! Jadwal Pembelajaran dan Libur Sekolah saat Ramadan"
(nor/nor)