Doa Ziarah Kubur dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya

Devie Vyatri Permata Cahyadi - detikBali
Senin, 16 Feb 2026 19:00 WIB
Foto: Ilustrasi berdoa saat ziarah kubur. (Dok. Freepik)
Denpasar -

Mendekati bulan suci Ramadan, Umat Islam biasanya mulai bersiap untuk melakukan ziarah kubur. Dikutip dari buku Panduan Ziarah Kubur (2015) karya Sutejo Ibnu Pakar, ziarah adalah sebuah amalan yang dianjurkan dalam Islam untuk mengunjungi makam sekaligus mendoakan orang yang telah meninggal dan mengambil pelajaran dari kematian.

Sesuai kaidah dan syariat Islam, ziarah kubur merupakan bagian dari praktik ibadah yang memiliki banyak keutamaan serta tujuan mulia. Nabi Muhammad SAW secara tegas juga menganjurkan umat Islam untuk melakukan ziarah kubur dalam hadisnya.

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ أَلَا فَزُورُوهَا، فَإِنَّهُ يُرِقُّ الْقَلْبَ، وَتُدْمِعُ الْعَيْنَ، وَتُذَكِّرُ الْآخِرَةَ، وَلَا تَقُولُوا هُجْرً

"Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, tetapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan air mata, mengingatkan pada akhirat, dan janganlah kalian berkata buruk pada saat ziarah." [HR. Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan al-Hakim]

Saat berziarah, umat Islam akan melantunkan beragam bacaan atau doa ziarah kubur yang bisa dipanjatkan, seperti surat-surat pendek, Yasin maupun Tahlil. Doa-doa ini dikirimkan kepada orang yang telah meninggal sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang kepada almarhum serta untuk memohon ampunan dan rahmat Allah SWT.



Simak Video "Hukum Ziarah Kubur Sebelum Idul Fitri"


(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork