Israel menyatakan berada dalam kondisi siaga tinggi setelah Amerika Serikat (AS) mengancam akan melakukan intervensi ke Iran. Ancaman AS itu disampaikan di tengah aksi demonstrasi antipemerintah terbesar di Iran dalam beberapa tahun terakhir.
Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengancam akan melakukan intervensi terhadap situasi unjuk rasa yang diwarnai kerusuhan di Iran. Trump bahkan memperingatkan penguasa Iran agar tidak menggunakan kekerasan terhadap para demonstran.
Dilansir dari detikNews, tiga sumber Israel yang yang hadir dalam konsultasi keamanan Israel akhir pekan lalu menyebut Israel kini sedang dalam kondisi siaga tinggi atas potensi langkah AS mengintervensi Iran. Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut makna 'siaga tinggi' yang dimaksud Israel.
Pada Juni tahun lalu, Israel dan Iran terlibat perang selama 12 hari. Kala itu, AS bergabung dengan Israel dan melancarkan pengeboman terhadap fasilitas nuklir Iran.
Simak Video "Video Terpopuler Sepekan: AS-Iran Perang Lagi, Piala Dunia Terakhir Ronaldo"
(iws/iws)