Longsor menimbun badan jalan provinsi di kawasan Kelok 44 yang menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Agam Rahmad Lasmono mengatakan, longsor tepatnya terjadi di kelok 8.
Longsor terjadi pada Jumat (25/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan melanda kawasan tersebut
"Kejadian itu pukul 15.00 WIB. Saat hujan melanda Agam. Sementara tanah longsor menutup badan jalan," kata Kalaksa BPBD kepada wartawan.
Pemerintah Kabupaten Agam mengerahkan satu unit alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. "Usai laporan itu, alat berat telah kita kerahkan untuk membersihkan jalan," ujarnya.
Rahmad mengatakan, material longsor yang dibersihkan berupa tanah dan karung berisi pasir. Menurutnya, pembersihan langsung diprioritaskan agar akses kendaraan kembali normal.
"Pembersihan itu langsung kita prioritaskan ke sana. Terkini material sudah mulai bisa disingkirkan," jelasnya.
Rahmad menyebut, kawasan Kelok 8 merupakan salah satu wilayah yang rawan terjadi bencana. Kawasan tersebut juga pernah terdampak bencana pada November 2025 lalu.
"Itu memang kawasan rawan, karena kawasan itu kawasan yang pernah terdampak bencana 2025 lalu," katanya.
Saat ini, proses pembersihan terus dilakukan dan diperkirakan bisa kembali normal dalam beberapa jam ke depan. Rahmad mengimbau masyarakat yang melintas di kawasan tersebut untuk tetap berhati-hati, terutama jika hujan kembali turun.
Simak Video "Video: Sempat Bertahan Hidup Sebelum Akhirnya Tewas Tertimbun Longsor di Sukabumi"
(afb/afb)