Sebagian jemaah haji kelompok terbang (Kloter) 2 Aceh mengikuti pembekalan penggunaan fasilitas pesawat sebelum berangkat menuju tanah suci. Pembekalan berlangsung menggunakan mockup maskapai Garuda Indonesia di Asrama Haji Kelas I Aceh.
Pantauan detikSumut, pembekalan diikuti ketua regu dan ketua rombongan Kloter 2 berlangsung usai pelepasan jemaah, Rabu (6/5/2026) sore. Mereka keluar dari Aula Jeddah menuju pesawat yang terparkir di halaman depan asrama haji.
Para jemaah duduk di kursi yang ada di pesawat. Dua pramugari menjelaskan secara detail tentang penggunaan sabuk pengaman, pelampung hingga masker oksigen bila terjadi keadaan darurat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, jemaah juga dibekali tata cara beribadah saat di pesawat serta penggunaan kamar mandi. Ketua regu dan ketua rombongan ini mengikuti pembekalan agar dapat membantu jemaah lainnya selama penerbangan menuju Jeddah, Arab Saudi.
"Replika pesawat ini pertama di Indonesia, Kementerian Haji dan Umrah bersama-sama dengan pemerintah daerah menyediakan tempat ini sehingga menjadi edukasi bagi seluruh calon jemaah khususnya dan seluruh masyarakat Aceh," kata Plt Kakanwil Kemenhaj Aceh Arijal kepada wartawan.
Arijal mengimbau para jemaah untuk tidak membawa barang-barang dilarang selama penerbangan. Barang seperti gunting, jarum hingga alat cukur diminta dimasukkan dalam koper besar dan tidak dibawa ke dalam kabin.
"Selama manasik kita sudah sampaikan kepada seluruh jemaah agar tidak membawa hal-hal dilarang dalam penerbangan," jelas Arijal.
Jemaah kloter 2 akan lepas landas menuju Jeddah pada Kamis (7/5) sekitar pukul 03.10 WIB. Jemaah berjumlah 393 termasuk petugas berasal dari Aceh Besar 313 orang, Banda Aceh 4 orang, Kota Sabang 68 orang serta petugas 6 orang.
Arijal menjelaskan, jemaah termuda dalam kloter ini Muhammad Arkan Ditia (17) asal Kota Sabang dan tertua Syamsidar (96) dari Aceh Besar. Para jemaah ini akan ditempatkan di wilayah Jarwal sektor 06.
"393 jemaah haji Kloter 01 sudah tiba di Madinah pagi tadi dalam keadaan sehat. Mereka telah menempati penginapan dan barang bawaan telah diterima jemaah," ujar Arijal.
(astj/astj)











































