14 Kapal Roro Siap Layani Mudik dari Punggur, Rekayasa Lintasan Disiapkan

14 Kapal Roro Siap Layani Mudik dari Punggur, Rekayasa Lintasan Disiapkan

Alamudin Hamapu - detikSumut
Sabtu, 14 Mar 2026 17:32 WIB
Kepala Seksi Sarana dan Angkutan Jalan, Sungai, BPTD Kepri, Frans Deddy. (Alamudin)
Foto: Kepala Seksi Sarana dan Angkutan Jalan, Sungai, BPTD Kepri, Frans Deddy. (Alamudin)
Batam -

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026 dari Batam ke sejumlah wilayah. Salah satunya dengan memastikan kesiapan kapal roro yang beroperasi di Pelabuhan Telaga Punggur, Batam.

Kepala Seksi Sarana Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) BPTD Kelas II Kepulauan Riau, Frans Deddy, mengatakan persiapan angkutan Lebaran telah dilakukan sejak satu bulan sebelum Ramadan melalui koordinasi dengan berbagai instansi.

"Persiapan diawali dengan rapat koordinasi bersama berbagai instansi terkait, seperti Polri, BPJN, Jasa Raharja, serta dinas perhubungan provinsi dan kabupaten/kota," kata Frans, Sabtu (14/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, sesuai arahan Menteri Perhubungan, penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini mengutamakan aspek keselamatan. Karena itu, berbagai langkah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari ramp check terhadap angkutan umum hingga pemeriksaan kapal dan sarana prasarana transportasi lainnya.

"Keselamatan menjadi prioritas utama, sehingga kami melakukan ram check terhadap angkutan umum serta pemeriksaan kapal sesuai kewenangan kami," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, terdapat 18 kapal roro yang beroperasi di ASDP Telaga Punggur. Namun hingga saat ini baru 14 kapal yang dinyatakan siap beroperasi, sementara empat kapal lainnya belum dapat dioperasikan karena kendala teknis maupun persoalan internal operator.

Untuk mengantisipasi kekurangan armada, BPTD Kepri telah bersurat kepada operator agar menyiapkan kapal perbantuan. Salah satu kapal yang direncanakan membantu merupakan kapal milik operator yang saat ini berada di Sulawesi.

"Berdasarkan konfirmasi awal kapal tersebut diperkirakan siap pada 19 atau 20 Maret. Namun setelah berkoordinasi dengan pusat, kapal tersebut baru akan bergerak dari Sulawesi pada tanggal tersebut sehingga diperkirakan baru dapat beroperasi sebelum Lebaran," kata Frans.

Selain itu, BPTD Kepri juga menyiapkan alternatif dengan mengoperasikan kapal Senangin sebagai kapal perbantuan. Kapal tersebut saat ini telah melayani lintasan Punggur-Dabo-Kuala Tungkal dengan frekuensi dua kali dalam sepekan.

Frans menambahkan, rekayasa manajemen lintasan juga telah disiapkan mengingat jumlah lintasan penyeberangan di Kepri cukup banyak. Hal itu dilakukan untuk memastikan pelayanan angkutan Lebaran tetap berjalan optimal.

Untuk lintasan yang diprediksi padat seperti Punggur-Tanjung Uban, pelayanan akan dimaksimalkan. Saat ini terdapat lima kapal yang disiapkan melayani rute tersebut.

"Jika sampai pukul 24.00 masih ada penumpang, pelayanan tetap akan diberikan," ujarnya.

Sementara itu pada lintasan antarkabupaten seperti Punggur-Mengakapan, Riau saat ini tersedia dua kapal. Sedangkan lintasan Punggur-Kuala Tungkal dilayani satu kapal reguler dengan tambahan satu kapal perbantuan.

"Secara keseluruhan, 14 kapal yang saat ini beroperasi melayani sekitar 19 hingga 20 lintasan penyeberangan di wilayah Kepulauan Riau," ujarnya

Frans mengakui jumlah kapal yang tersedia saat ini masih terbatas, terutama pada lintasan Punggur-Kuala Tungkal yang biasanya dilayani tiga kapal.

"Namun kami berharap dengan adanya tambahan kapal yang direncanakan masuk sekitar tanggal 19 Maret, kebutuhan pelayanan dapat terpenuhi," ujarnya.



(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads