Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) Raihan menilai perusahaannya tidak hanya sekadar bisnis pada sektor perminyakan saja. Tapi punya peran penting bagi kemajuan daerah.
Bagaimana tidak, BSP adalah satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola sektor minyak dan gas di Riau. Sehingga keberadaan perusahaan ini perlu dijaga bersama.
"BSP bukan hanya soal bisnis perminyakan saja, tetapi juga marwah daerah. Karena itu keberadaan perusahaan harus terus dijaga bersama dalam memberikan kontribusi ke daerah," kata Raihan didampingi Sekretaris Perusahaan Ardian Ardi, Senin (9/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Raihan mengakui bahwa dalam dua tahun terakhir produksi minyak BSP mengalami penurunan. Ini disebabkan oleh menuanya sejumlah fasilitas produksi, terutama pada jaringan pipa untuk jaringan distribusi.
"Ini membuat kami harus mengangkut minyak menggunakan truk. Tentu ini berdampak pada meningkatnya biaya operasional. Meski berat, namun saat ini itulah langkah terbaik yang bisa dilakukan," katanya saat silaturahmi dengan sejumlah media di Pekanbaru.
Saat itulah Raihan menilai media memiliki peran strategis jembatan informasi antara perusahaan dengan masyarakat. Karena itu, BSP menaruh perhatian besar terhadap hubungan dengan insan pers.
"Peran media sangat besar membantu kami menyampaikan informasi pada masyarakat. Harapan kami tentu dengan pemberitaan berimbang, objektif dan saling berkomitmen agar kondisi BSP ke depan bisa semakin membaik," ujarnya.
Terakhir Raihan menyebut dalam perjalanan perusahaan terdapat berbagai dinamika dan tantangan yang harus dihadapi. Karena itu, BSP berupaya memperkuat komunikasi yang terbuka, transparan, dan konstruktif dengan media.
Dalam kesempatan itu, Raihan menjelaskan tema yang diusung dalam momentum kali ini. 'Sinergi, Kolaborasi, dan Sustainability untuk BSP Bangkit Lebih Tangguh' menjadi cermin komitmen perusahaan memperkuat kerja sama antara perusahaan, pemerintah daerah sebagai pemegang saham, serta media sebagai mitra komunikasi publik.
"Kolaborasi menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan industri migas yang semakin kompleks. Dengan kolaborasi yang baik kita dapat membangun ekosistem yang sehat, saling mendukung, dan berorientasi pada kemajuan bersama," kata Reihan.
Selain itu, prinsip keberlanjutan atau sustainability juga jadi landasan penting dalam menjalankan operasional perusahaan ke depan. Ia menegaskan perusahaan tidak hanya mengejar kinerja bisnis semata, tetapi juga memastikan operasional yang dilakukan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, serta pembangunan daerah.
"Harapan kami, melalui komunikasi yang baik dengan insan pers, berbagai program dan langkah strategis perusahaan dapat dipahami masyarakat sehingga mendukung upaya BSP untuk bangkit lebih tangguh dan berkelanjutan," katanya.
(ras/mjy)
