50 Korban Rumah Rusak Akibat Banjir di Medan Terima Bantuan Rp 1 Miliar

50 Korban Rumah Rusak Akibat Banjir di Medan Terima Bantuan Rp 1 Miliar

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Rabu, 04 Mar 2026 15:01 WIB
Korban penerima bantuan rumah rusak akibat banjir di Medan.
Foto: Korban penerima bantuan rumah rusak akibat banjir di Medan. (dok.Pemkot Medan)
Medan -

Sebanyak 50 korban rumah rusak akibat banjir di Kota Medan yang terjadi pada November 2026 lalu menerima bantuan yang disalurkan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan ini masuk ke dalam tahap II program bantuan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi Siklon Senyar yang juga diberikan kepada warga terdampak banjir di Kota Medan.

Pada tahap II ini, bantuan diberikan kepada 50 kepala keluarga (KK) dengan total anggaran Rp 1.095.000.000. Sebanyak 27 KK kategori rusak ringan menerima Rp 15.000.000 per rumah dengan total Rp 405.000.000. Sementara itu, 23 KK kategori rusak sedang menerima Rp 30.000.000 per rumah dengan total Rp 690.000.000.

Salah satu keluarga penerima bantuan, Nurhaida Manurung, warga Jalan Starban, Polonia, Medan, merupakan korban terdampak paling parah. Ia mengatakan, banjir menyebabkan dua bangunan milik mereka hanyut, termasuk dapur dan rumah sewa yang sebelumnya dibangun dari pinjaman modal.

"Semua habis. Rumah sewa itu sumber harapan kami. Sekarang tinggal gaji pensiun sekitar Rp 900 ribu setelah dipotong angsuran pinjaman bangunan yang sudah hanyut," ujar Nurhaida saat menerima bantuan di gedung PKK Kota Medan, Rabu (4/3/2026).

Warga lainnya, Mardian Habibie Gultom, mengatakan, banjir beberapa waktu lalu menjadi ujian berat bagi keluarganya yang memiliki empat anak. Mereka sempat bertahan di lantai dua rumah sebelum akhirnya memutuskan mengungsi demi keselamatan.

"Air datang sangat kuat, tiba-tiba tembok jebol dan atap runtuh," tuturnya.

Ia mengatakan, ketinggian air yang mencapai 1,2 hingga 2 meter membuat warga tidak sempat menyelamatkan perabotan rumah tangga, kendaraan, maupun dokumen penting. Ia berharap proses perbaikan rumah dapat segera tuntas agar keluarganya kembali tinggal dengan aman dan nyaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semoga perbaikan rumah ini bisa berlangsung lancar, mungkin belum bisa sepenuhnya tapi yang penting sedikit-sedikit bisa diperbaiki untuk tempat tinggal," pungkasnya.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads