Bupati Afni Lapor Polda soal Nasib Gadis Siak Merantau ke Malaysia-Dirawat di Kamboja

Riau

Bupati Afni Lapor Polda soal Nasib Gadis Siak Merantau ke Malaysia-Dirawat di Kamboja

Raja Adil Siregar - detikSumut
Rabu, 04 Mar 2026 14:22 WIB
Bupati Siak Afni Zulkifli. (Foto: Raja Adil Siregar/detikSumut).
Bupati Siak Afni Zulkifli.(Foto: Raja Adil Siregar/detikSumut)
Siak -

Bupati Afni Zulkifli memberikan antensi khusus terkait adanya warga Lubuk Dalam, Siak Susi Yanti Br Sinaga (23) yang terbaring sakit di Kamboja. Bahkan, Afni langsung meminta bantuan ke Polda Riau.

"Kemarin kita itu dapat laporan dari tim di Lubuk Dalam. Diberitahu ada warga yang sakit di Kamboja butuh pertolongan," ujar Bupati Siak, Rabu (4/3/2026).

Melihat kondisi korban dan cerita dibalik Susi sampai di Kamboja membuat Afni tidak mau pikir panjang. Afni langsung menghubungi Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan untuk minta bantuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya langsung informasikan ke Kapolda. Alhamdulillah langsung ditindaklanjuti ya, kita juga minta perwakilan untuk menemui keluarga di Lubuk Dalam," kata Afni.

Dalam laporan awal, Afni mendapat kabar jika keluarga akan terbang ke Kamboja menjemput Susi. Namun ia menyarankan untuk melakukan koordinasi lebih awal ke instansi terkait.

ADVERTISEMENT

Bukan tanpa alasan, keluarga disebut akan sulit membawa pulang Susi jika tidak lewat jalur resmi. Sehingga diperlukan diplomasi untuk bisa membawa gadis kelahiran tahun 2003 itu kembali ke tanah air.

Upaya itu diperlukan karena Afni sendiri sudah pernah turun menangani kasus serupa pada tahun 2015. Saat itu dirinya masih aktif sebagai jurnalis dan turun ke Kamboja dalam liputan langsung terkait penyandraan 16 warga Riau.

"Tahun 2015 lalu saya sudah pernah turun ke Kamboja. Saat itu juga ada 16 anak Riau yang tersandra, itu dibutuhkan diplomasi khusus karena sudah urusan antar negara. Makanya untuk kasus ini kita sarankan agar melapor ke pihak berwenang," kata Afni.

Afni sendiri masih terus berupaya untuk bisa berkoordinasi langsung dengan KBRI di Kamboja. Sehingga bisa memberi bantuan maksimal untuk kepulangan Susi yang kini masih dirawat di RS ICU RS Khmer Soviet Friendship.

Terakhir, Bupati Afni mengingatkan warga Siak yang bekerja ke keluar negeri, wajib melalui jalur resmi. Sehingga bila ada persoalan dapat mudah berkoordinasi ke instansi terkait.

Diketahui, keluarga Susi di Siak meminta bantuan agar anaknya bisa pulang ke Tanah Air. Keluarga khawatir karena mendapat kabar sang anak sakit keras di Kamboja.

Bahkan keluarga kaget, sebab Susi awalnya pamit bersama Bram Silitongan untuk kerja ke Malaysia. Namun tiba-tiba diberi kabar terbaring sakit di Kamboja dan kesehatan terus memburuk.




(ras/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads