Hujan yang mengguyur Kota Medan tidak menyurutkan langkah jemaah untuk mengikuti salat tarawih pertama di Bulan Ramadan 1447 Hijriah, di Masjid Raya Al-Mashun. Sejak selepas Magrib hingga jelang Isya, para jemaah terus berdatangan ke masjid bersejarah tersebut.
Berdasarkan pantauan detikSumut di lokasi, Rabu (18/2/2026), selepas azan Isya berkumandang, para jemaah langsung memasuki ruang utama untuk mempersiapkan diri mengikuti rangkaian ibadah Salat Isya dan Salat Tarawih perdana.
Saf-saf di area dalam masjid tampak hampir terisi penuh oleh para jemaah dari berbagai kalangan usia. Sementara sebagian jemaah lainnya terlihat memanfaatkan area yang ada di sekitar pintu dan sisi masjid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaksanaan Salat Tarawih di Masjid Raya Al-Mashun berlangsung dengan tertib dan khusyuk. Para jemaah mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan tenang
Meski sebagian jemaah harus melewati genangan air sisa hujan untuk memasuki area masjid, hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka mengikuti Salat Tarawih perdana.
Salah seorang jemaah, Rio (24), mengaku baru pertama kali melaksanakan Salat Tarawih di Masjid Raya Al-Mashun. Ia mengatakan dirinya merupakan warga asal Padangsidimpuan yang saat ini ngekos di kawasan Percut Sei Tuan, Medan.
"Ini pertama kali saya salat di Masjid Raya Al-Mashun. Walaupun hujan dan sempat basah, tidak masalah. Saya memang ingin merasakan suasana tarawih di masjid ini karena suasananya terasa syahdu," ujar Rio, Rabu (18/2).
Pelaksanaan tarawih perdana tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian ibadah Ramadan 1447 H di Masjid Raya Al-Mashun yang dikenal sebagai salah satu masjid ikonik dan bersejarah di Kota Medan.
Artikel ini ditulis A. Fahri Perdana Lubis, Peserta Maganghub Kemnaker di detikcom
(mjy/mjy)
