Ortu Siswa Korban Bencana di Aceh Curhat ke DPRA Kesulitan Bayar SPP Anak

Aceh

Ortu Siswa Korban Bencana di Aceh Curhat ke DPRA Kesulitan Bayar SPP Anak

Agus Setyadi - detikSumut
Kamis, 12 Feb 2026 20:01 WIB
Anggota DPR Aceh Khalid.
Anggota DPR Aceh Khalid. (Foto: Screenshot Live Paripurna).
Banda Aceh -

Anggota DPR Aceh Khalid menerima laporan dari orang tua siswa yang mengaku kesulitan membayar SPP anak mereka akibat bencana. Politikus Partai Golkar itu meminta Pemerintah Aceh membuat terobosan agar tidak ada pelajar putus sekolah karena musibah akhir tahun lalu.

Khalid awalnya bercerita mendapatkan surat dari orang tua yang anaknya sekolah di boarding school. Orang tua siswa tersebut mengaku harus membayar SPP anaknya dari Desember hingga sekarang.

"Orang tua siswa menyampaikan keresahan tidak bisa membayar SPP di mana sekolah di boarding school yang mana harus membayar SPP mulai Desember di mana kita tahu bulan Desember anak-anak pulang kampung. Orang tua harus memenuhi (membayar SPP) sementara mereka adalah korban banjir," kata Khalid dalam rapat paripurna di DPR Aceh, Kamis (12/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Pemerintah Aceh harus membuat satu terobosan atau kebijakan supaya ada keringanan terhadap pelajar maupun mahasiswa. Dia mewanti-wanti agar tidak ada pelajar di Aceh putus sekolah karena orang tuanya tidak mampu membayar SPP.

ADVERTISEMENT

"Jangan sampai mereka berhenti sekolahnya karena kondisi dan situasi hari ini kita tahu masyarakat korban banjir dalam hal kebutuhan ekonomi sangat sulit dan sangat menyedihkan apalagi menghadapi bulan puasa," jelasnya.

"Saya pikir infrastruktur tidak bisa dibangun tahun ini bisa tahun depan, tapi rusak generasi gara-gara kebutuhan dan mereka berhenti sekolah, berhenti kuliah itu sangat menyedihkan dan sulit untuk membangun kembali apalagi kita sedang mengejar IPM di Aceh," lanjutnya.

Khalid meminta Pemerintah Aceh segera mencari solusi untuk mengantisipasi pelajar di sekolah swasta atau boarding school putus sekolah karena terkendala biaya. Dia berharap pemerintah mencontohkan beberapa kampus yang memberikan keringanan bagi korban bencana.

"Pemerintah Aceh harus segera mencari solusi agar generasi muda baik itu pelajar dan mahasiswa tidak boleh terhambat apalagi terhenti (pendidikan) karena musibah kemarin orang tua mereka serba kesusahan," jelas Khalid.




(agse/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads