Polisi Tutup Kunjungan Tangsi Belanda di Siak Pasca Lantai Runtuh Bikin 16 Luka

Riau

Polisi Tutup Kunjungan Tangsi Belanda di Siak Pasca Lantai Runtuh Bikin 16 Luka

Raja Adil Siregar - detikSumut
Sabtu, 31 Jan 2026 22:01 WIB
Bupati Siak Afni Zulkifli saat mendampingi korban untuk dapat penanganan medis. (Dok Istimewa)
Foto: Bupati Siak Afni Zulkifli saat mendampingi korban untuk dapat penanganan medis. (Dok Istimewa)
Siak -

Polres Siak menutup kunjungan ke Tangsi Belanda pasca runtuhnya lantai 2 di bangunan cagar budaya tersebut. Polisi memastikan korban telah ditangani dan kini sedang dalam perawatan.

"Yang runtuh itu lantai di bangunan itu. Jadi bukan bangunannya runtuh tidak, lantai di lantai 2 terbuat dari papan," kata Kapolres Siak, AKBP Sepuh Siregar, Sabtu (31/1/2026).

Sepuh menyebut korban adalah anak-anak dan guru yang melakukan kunjungan. Tiba-tiba, lantai runtuh dan korban terjatuh dari ketinggian 3-3,5 meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi posisi anak-anak sedang kunjungan sekolah, diajak oleh pemandu ke atas untuk melihat isi museum. Ya saat paparan itulah runtuh, anak-anak jatuh dari ketinggian 3-3,5 meter," kata Sepuh.

ADVERTISEMENT

Setelah seluruh korban dievakuasi, kunjungan ke cagar budaya berusia sekitar 2 abad tersebut ditutup. Polisi memasang garis pembatas agar tak ada yang masuk.

"Sudah kita tutup setelah semua korbannya dievakuasi," kata Sepuh.

Hal senada juga disampaikan Bupati Siak Afni Zulkifli. Penutupan dilakukan setelah Afni melihat langsung kondisinya bareng Kapolres AKBP Sepuh Siregar.

"Ditutup sementara setelah kita turun sama Bapak Kapolres," tegas Bupati Afni.




(ras/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads