41 SPPG di Sumbar Distribusikan 108.029 Paket Makanan untuk Korban Banjir

Duka dari Utara Sumatera

41 SPPG di Sumbar Distribusikan 108.029 Paket Makanan untuk Korban Banjir

Nizar Aldi - detikSumut
Sabtu, 29 Nov 2025 12:30 WIB
Petugas SPPG menyiapkan Makan Siang Gratis (MBG) (Antara Foto/Andry Denisah)
Foto: Ilustrasi. (Antara Foto/Andry Denisah)
Padang -

Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Barat juga menjadikan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) mereka menjadi dapur umum untuk korban banjir. 41 SPPG di Sumbar menyalurkan 108.029 paket makanan ke korban banjir.

"Sekolah-sekolah penerima manfaat MBG diliburkan akibat terjadi bencana banjir. Karena itu kami kemudian mengalihkan distribusi MBG kepada masyarakat yang terdampak banjir," Kepala Kantor Regional BGN Sumbar Ikhsan dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).

Di Kabupaten Pasaman Barat, 3 SPPG yang sudah beroperasi telah mendistribusikan 4.135 paket makanan, di Kabupaten Pesisir Selatan 10 SPPG telah mendistribusikan 22.000 paket makanan. Sedangkan di Kabupaten Tanah Datar 4 SPPG mendistribusikan 14.000 paket makanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Adapun di Kabupaten Solok dengan 5 SPPG Operasional, sebanyak 15.649 paket makanan telah didistribusikan," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, di Kota Bukittinggi 6 SPPG telah mengirimkan 15.649 paket makanan kepada masyarakat. Di Kota Pariaman yang baru memiliki 2 SPPG juga telah mengirimkan 5.596 paket makanan.

Sedangkan di Kota Solok dengan 3 SPPG jumlah makanan yang telah didistribusikan mencapai 9.000 paket. Di Kota Padang, dengan 8 SPPG telah mendistribusikan 22.000 paket makanan,

"Secara total, dari sebanyak 41 SPPG yang telah beroperasi di Sumatera Barat, sebanyak 107.822 paket makanan telah kami distribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di Provinsi Sumatera Barat," tuturnya.

Untuk diketahui, Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan jumlah korban tewas akibat bencana di Sumatera Barat (Sumbar) bertambah menjadi 23 orang. Lalu tercatat juga 12 orang masih hilang.

"Untuk korban jiwa di seluruh Sumatera Barat itu 23 meninggal dunia, 12 hilang, dan 4 jiwa luka," ujar Suharyanto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat (28/11).

Ia menyebut ada total 3.900 keluarga yang terdampak akibat bencana banjir dan longsor di Sumbar. Wilayah terparah adalah Padang Pariaman, Tanah Datar, Solok, dan Kota Padang.

"Kemudian pengungsi-pengungsi Sumatera Barat ini terdaftar ini ada 3.900 keluarga. Nah, yang agak parah memang di Sumatera Barat itu ada di Padang Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok, dan Kota Padang. Itu yang kelihatannya agak menonjol," ujarnya.




(niz/dhm)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads