Sumatera Barat

Sadar! 225 Eks Anggota NII Ucap Sumpah Setia ke NKRI, Total Jadi 1.134

Dea Duta Aulia - detikSumut
Sabtu, 14 Mei 2022 08:40 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi menyaksikan 225 mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) Sumatera Barat mencabut baiat massal dan berjanji sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Foto: Dok. Pemprov Sumbar
Jakarta -

Sebanyak 225 mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) Sumatera Barat mencabut baiat massal dan berjanji sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Eks NII tersebut berasal dari sejumlah daerah di Sumbar seperti Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Dharmasraya.

Prosesi cabut baiat Jilid ke-3 ini diawali dengan pengucapan sumpah secara bersama, dipimpin seorang mantan aktivis NII yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa, Kasrem 032/Wirabraja Josep Sidabutar, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Kepala BIN daerah Sumbar Hendra, dan sejumlah pejabat Forkopimda.

Dengan adanya pengucapan sumpah setia kepada NKRI, Mahyeldi mengajak seluruh masyarakat yang ada di Sumbar untuk bersama-sama kembali berbaur dan menjaga persatuan NKRI.


"Orang Sumbar sangat cinta NKRI, kontribusinya untuk mengokohkan dan menjaga serta merawat NKRI sungguh besar. Sejarah sudah membuktikannya, ini fakta. Oleh sebab itu, mari kita teruskan semangat perjuangan para pendahulu kita untuk menjadi garda terdepan menjaga NKRI," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/5/2022).

Ia menuturkan berkembangnya paham radikal tersebut disebabkan karena ada pihak-pihak yang tidak ingin NKRI menjadi negara yang kuat. Oleh karena itu ia meminta masyarakat untuk berhati-hati agar tidak mudah terhasut oleh paham radikal.

"Apresiasi pada seluruh pihak yang telah berkontribusi atas terselenggaranya cabut baiat massal," katanya.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo turut menyampaikan hal senada. Ia meminta agar masyarakat merapatkan barisan untuk menjaga persatuan NKRI.

"Kita tentu tak ingin ada organisasi atau lembaga yang merongrong kedaulatan negara kita. Kita tak akan membiarkan bibit-bibit organisasi terlarang atau ekstrimis tumbuh di negeri ini, tak ada tempat bagi mereka, dan jangan tertipu daya," kata Safaruddin.

Irjen Pol Teddy Minahasa menambahkan hingga saat ini telah dicabut baiat sebanyak 1.134 orang dengan rincian 391 di Dharmasraya, 518 di Tanah Datar, dan 225 orang di Limapuluh Kota.

"Sesuai dengan tenggat waktu sebelum 20 Mei, sudah cabut baiat sampai saat ini sebanyak 1134 orang, bertambah 9 orang dari awalnya 1125. Saya ucapkan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh anggota NII yang sudah sadar, tanpa paksaan dengan sukarela kembali kepada NKRI," tutupnya.



Simak Video "Polri: 16 Teroris NII Ingin Gulingkan Pemerintahan-Ubah Ideologi Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(akd/ega)