Dokter Gigi di Palembang Dipukul Pakai Palu oleh Pemotor, Polisi Buru Pelaku

Sumatera Selatan

Dokter Gigi di Palembang Dipukul Pakai Palu oleh Pemotor, Polisi Buru Pelaku

Irawan - detikSumbagsel
Sabtu, 06 Jun 2026 11:00 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Foto: Ilustrasi penganiayaan (Fuad Hashim)
Palembang -

Dokter gigi muda di Palembang, Sumatera Selatan, berinisial ATW (22) dipukul pakai palu oleh seorang pemotor yang tak dikenal. Korban mengalami luka di bagian kening. Polisi kini memburu pelaku.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/6) sekitar pukul 17.44 WIB di Jalan Kol H Burlian KM 9, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.

Kejadian itu berawal dari korban sedang mengendarai mobil dan terlibat selisih paham dengan seorang pengendara motor. Setelah sempat berunding, keduanya disebut sepakat untuk memperbaiki kerusakan masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, diduga terjadi kesalahpahaman. Pelaku yang masih berada di lokasi tiba-tiba memukul korban yang sudah berada di dalam mobil menggunakan palu.

Pukulan tersebut mengenai bagian kening korban hingga menyebabkan luka yang harus mendapat tujuh jahitan. Usai kejadian, korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sukarami.

ADVERTISEMENT

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana membenarkan kejadian itu dia mengatakan korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukarami. Saat ini penyelidikan dilakukan bersama oleh Polrestabes Palembang dan Polsek Sukarami.

"Benar, kami bekerja sama dengan Polsek Sukarami untuk mengungkap kasus tersebut. Karena laporan korban ada di Polsek Sukarami," katanya kepada wartawan, Sabtu (6/6/2026).

Musa menjelaskan untuk mengungkap motif dari kejadian itu, polisi tengah melakukan identifikasi terhadap pelaku serta mengumpulkan berbagai petunjuk di lokasi kejadian.

"Saat ini kami sedang melakukan proses identifikasi, korban masih menjalani pengobatan. Kami juga melakukan olah TKP untuk menghimpun petunjuk dari sekitar lokasi kejadian. Doakan kami dapat mengetahui siapa terduga pelakunya," ungkapnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads