Polisi mengamankan ratusan liter bahan bakar minyak (BBM) diduga oplosan di sebuah kontrakan di Bengkulu. Dalam pengungkapan ini, petugas turut mengamankan satau orang.
Polisi mengamankan pria itu di sebuah bedengan yang diduga dijadikan tempat penyimpanan sekaligus aktivitas pengoplosan BBM.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan dan keluhan masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran BBM oplosan di Kota Bengkulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendapat informasi tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek lokasi yang dicurigai menjadi tempat pengoplosan BBM ilegal tersebut.
Dari lokasi penggerebekan, petugas juga mengamankan barang bukti dalam jumlah besar yang merupakan bahan bakar merupakan hasil diduga oplosan minyak mentah dengan Pertalite.
Tidak hanya BBM mentah oplosan, petugas juga mengamankan sejumlah wadah penampungan dan peralatan yang diduga digunakan untuk proses pencampuran bahan bakar ilegal tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Bengkulu AKP Frengki Sirait membenarkan adanya pengungkapan dugaan kasus BBM oplosan tersebut.
"Kita masih memintai keterangan pihak-pihak terkait. Karena, pemilik rumah belum ditemukan dan masih didalami. Baru diamankan BB mendapati informasi dari masyarakat dan kita cek ada ditemukan barang bukti," katanya, Rabu (6/5/2026).
Dia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait asal minyak mentah, jaringan distribusi, hingga dugaan keterlibatan pihak lain dalam praktik ilegal tersebut.
(csb/csb)











































