Pelarian M. Alung Ramadhan alias Alung, tersangka 58 kilogram sabu yang kabur dari ruang penyidik Polda Jambi berakhir. Alung ditangkap usai 6 bulan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Alung ditangkap oleh tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Jambi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, sekira pukul 03.00 WIB. Dia ditangkap bersama 5 orang lainnya.
Kapolda Jambi Irjen Krisno Siregar menjelaskan kronologi awal pengungkapan jaringan narkoba Alung Cs. Alung ditangkap bersama, dua tersangka lainnya, Agit dan Juniardo, pada 9 Oktober 2025.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ditresnarkoba Polda Jambi mendapatkan informasi petunjuk yang kemudian ditindaklanjuti terkait jaringan yang akan memindahkan narkoba kita tidak tahu narkoba jenis apa, meliputi Jambi-Medan, dan Jambi-Bayung Lencir, dan tujuan akhir di Jawa," kata Krisno, Kamis (16/4/2026).
Krisno mengatakan bahwa Alung bersama rekannya 3 rekannya, Agit, Juniardo, Deka yang masih DPO, untuk menjemput sabu dari Medan dan dibawa ke Jambi. Mereka membawa dua unit mobil berisikan paket besar sabu.
Singkatnya, polisi berhasil menangkap tiga orang pelaku, pertama Alung, dan Agit bersama Juniardo yang diamankan dari dua lokaso berbeda. Dari ketiganya, polisi melakukan pengembangan, dan diketahui paket sabu sebesar 58 kg diletakkan di dalam mobil yang diparkir di RSUD Bayung Lencir.
Selanjutnya, polisi menjemput kembali paket sabu tersebut. Kemudian, ketiga pelaku dan barang bukti 58 kilogram sabu dibawa ke Polda Jambi.
"Ketika dibawa ke Polda Jambi, tanggal 10 Oktober, pemeriksaan dilakukan karena penyidik punya waktu 3x24 jam untuk mengamankan pelaku," ujar Krisno.
Setelah sampai di Polda Jambi, ketiganya dibawa ke ruang penyidik Ditresnarkoba Polda Jambi untuk menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan secara terpisah.
Krisno menyebut Alung diperiksa sendirian oleh penyidik AKBP Nurbani, yang saat itu menjabat sebagai Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jambi. Pada saat itu, penyidik meninggalkan Alung dari ruangan tersebut dengan tangan diborgol jenis kabel tis.
"Alung diperiksa sendiri di ruangan oleh penyidik. Lalu, yang bersangkutan ditinggal, sehingga Alung memanfaatkan kesempatan tersebut. Kami sudah interogasi bahwa dia memanfaatkan kelengahan petugas," jelas Krisno.
Kata Krisno lagi, Alung kabur melewati jendela ruang penyidik Ditresnarkoba yang berada di lantai 2 Gedung B Polda Jambi. Dengan tangan diborgol, Alung turun dan melepaskan borgol tersebut.
"Dia kabur tangannya diborgol dia lewat jendela, dia kabur, dia melepas borgol di bawah jendela dan meninggalkan borgol plastik," ungkapnya.
Alung, lanjut Krisno, kabur berjalan ke belakang Polda Jambi menuju gedung yang saat itu yang saat itu dalam tahap pembagunan. Bahkan, kata dia, Alung sempat bersembunyi di masjid yang berada di dalam lingkungan Polda Jambi.
"Dia kabur sempat ke masjid dan bersembunyi di sana, dan dia menceritakan bahwa dia dicari oleh petugas saat itu. Dia lari meninggalkan Mapolda ini melompat ke sebelah di belakang Gedung Siginjai langsung ada jalan," terangnya.
Alung kabur dengan berjalan kaki menuju Aurduri, yang diketahui merupakan kampung asalnya. Belakangan, Alung diketahui kabur dan bersembunyi di rumah keluarganya yang berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Setelah kabur, Krisno menyebut bahwa dirinya sempat memberi waktu seminggu kepada penyidik agar ditangkap kembali. Namun, Alung sudah hilang jejak dan ditangkap kembali setelah pelarian mencuat di persidangan dua tersangka lainnya yang ditangkap bersama Alung.
Atas kaburnya Alung, Polda Jambi mencopot AKBP Nurbani dan disanksi etik berupa demosi atau penurunan jabatan selama 2 tahun. AKBP Nurbani pun dimutasi ke Yanma Polda Jambi.
Pantauan detikSumbagsel di Polda Jambi, Alung ditampilkan ketika digiring oleh anggota Provos Bidpropam Polda Jambi dan penyidik Ditresnarkoba Polda Jambi, Kamis (16/4/2026) sore. Dia digiring dari lobi Gedung B Polda Jambi menuju lantai 2 Ditresnarkoba.
Terlihat perawakan Alung berbeda dari foto sebelum menjadi buronan. Dia terlihat berambut panjang, karena sebelumnya foto yang beredar Alung berambut pendek. Alung juga memakai masker berwarna hitam saat digiring petugas.
(csb/csb)











































