Guru di Lahat Nangis Histeris Usai Jadi Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Sumatera Selatan

Guru di Lahat Nangis Histeris Usai Jadi Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Nadiya - detikSumbagsel
Rabu, 04 Mar 2026 09:00 WIB
Guru di Lahat menangis histeris usai menjadi korban begal
Guru di Lahat menangis histeris usai menjadi korban begal (Foto: Istimewa)
Lahat -

Guru di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, bernama Elpiah menjadi korba begal. Tak berselang lama, polisi berhasil menangkap pelakunya yakni Deki Restu (24).

Aksi tersebut terjadi di simpang jalan PT BAU, Desa Negeri Agung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Senin (2/3/2026) sore. Akibatnya korban harus kehilangan Honda Scoopy miliknya.

Aksi begal ini sempat viral di media sosial setelah video yang memperlihatkan korban menangis histeris di pinggir jalan beredar luas media sosial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari informasi yang didapat detikSumbagsel, kejadian bermula saat korban sedang mengendarai sepeda motor Hondaa Scoopy BG-4050-EAW, melintas di TKP.

Saat melintas, korban dicegat oleh pelaku sambil menodongkan senjata tajam jenis parang. Korban yang ketakutan hanya bisa pasrah menyerahkan motornya. Setelah mengambil sepeda motor korban, pelaku langsung melarikan diri.

ADVERTISEMENT

Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Sumsel Kompol Putu Suryawan menjelaskan korban tidak berkutik saat pelaku mendadak menghadang dan mengancamnya dengan senjata tajam.

"Korbannya seorang guru. Saat melintas, korban diancam oleh pelaku menggunakan parang. Kendaraan korban yaitu motor Scoopy dengan nopol BG-4050-EAW berhasil dilarikan pelaku," ujarnya dari keterangan resmi yang diterima, Selasa (3/3/2026).

Sebelum merampas motor korban, pelaku ternyata sempat mencuri motor Honda BeAt di Desa Lubuk Betung, satu jam sebelumnya. Namun, motor curian pertama itu justru ditinggalkan pelaku di lokasi pembegalan karena ia memilih membawa kabur motor Scoopy milik korban.

Beruntung, pelarian begal tersebut tidak berlangsung lama. Berdasarkan ciri-ciri dari video viral, polisi melakukan pengejaran dan berhasil meringkus pelaku di tempat persembunyiannya di Desa Banjarsari Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

"Pelaku sempat mencoba melarikan diri saat akan ditangkap, namun dengan kecekatan anggota Polres Lahat, dan Polsek Merapi, pelaku berhasil diamankan pada hari itu juga," tambahnya.

Saat ini pelaku beserta barang bukti motor Honda Scoopy milik korban telah diamankan di Polsek Merapi Barat untuk proses hukum. Pelaku terancam dijerat Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan terancam penjara maksimal 9 tahun.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads