Remaja Ini Tega Bacok Ibu Kandungnya karena Tak Ada Makanan Usai Main Game

Regional

Remaja Ini Tega Bacok Ibu Kandungnya karena Tak Ada Makanan Usai Main Game

Ricdwan Abbas - detikSumbagsel
Selasa, 03 Mar 2026 20:21 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Foto: Ilustrasi garis polisi (Ari Saputra)
Tana Toraja -

Remaja di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial IA (18) tega membacok ibu kandungnya, AT (36) menggunakan badik. Aksinya dilakukan karena tidak menemukan makanan di rumah usai bermain game. Korban kini dirawat di rumah sakit akibat luka tebasan di sekujur tubuhnya.

Dilansir detikSulsel, peristiwa itu terjadi di rumah korban di Kelurahan Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale pada Senin (2/3) sekitar pukul 11.40 Wita. Polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pelaku.

"Mengamankan terduga pelaku yang diduga telah melakukan tindak pidana KDRT (kekerasan dalam rumah tangga)," ujar Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, Iptu Syahruddin dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syahruddin mengatakan dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku dianiaya oleh ayahnya sehari sebelum kejadian atau Minggu (1/3). Hal itu membuat korban menyimpan dendam ke orang tuanya.

"Terduga pelaku mengaku dianiaya oleh orang tuanya (ayah) sehingga membuat terduga pelaku merasa dendam," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Syahruddin menyebut pada Senin (2/3), pelaku berada di kamarnya di lantai dua rumahnya sambil bermain game. Sekitar pukul 11.00 Wita, pelaku turun karena lapar namun tidak menemukan makanan di dapur.

"Setelah pukul 11.00 Wita, terduga pelaku turun ke arah lantai 1 untuk makan namun sesampainya di dapur, terduga pelaku tidak menemukan makanan yang akan dimakan," jelasnya.

"Terduga pelaku marah dan langsung mengambil sebilah parang dan melakukan penganiayaan terhadap korban yang merupakan orang tua kandungnya (ibu). Terduga pelaku mengayunkan sebilah parang tersebut ke arah korban secara berulang kali," lanjut Syahruddin.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami sejumlah luka terbuka di tangan, kaki, punggung, serta luka gigitan di lengan. Korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Luka robek pada kedua tangan, kedua kaki dan bibir kemaluan. Terdapat luka lecet pada kaki kanan dan punggung kanan, terdapat luka gigitan pada lengan kanan dan punggung kanan," ungkap Syafruddin.

Polisi telah mengamankan pelaku dan barang bukti parang di Mapolres Tana Toraja untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara, korban masih dirawat di Rumah Sakit Fatimah Tana Toraja.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads