Maling Seng di Lubuklinggau Diamuk Massa, Pelaku Diamankan Polisi

Sumatera Selatan

Maling Seng di Lubuklinggau Diamuk Massa, Pelaku Diamankan Polisi

Muhammad Rizky Pratama - detikSumbagsel
Selasa, 03 Mar 2026 15:40 WIB
Ilustrasi pengeroyokan sejoli usai nobar
Ilustrasi diamuka massa (Foto: Dok.Detikcom)
Lubuklinggau -

Pria di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, yakni Ali Imro (46) diamankan polisi usai diamuk massa akibat mencuri seng milik warga. Tersangka diamuk massa usai mencoba menyerang warga bernama Hirawanto (39) dengan melemparnya menggunakan palu.

Kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara Ipda Beny Kurniawan mengatakan sekitar pukul 17.30 WIB, sebelumnya korban melihat seng di pondoknya telah hilang sebanyak delapan keping.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena melihat seng miliknya hilang diambil orang, korban pun mengintai di sekitar pondok tersebut dan akhirnya melihat ada dua orang yang datang mengendarai motor Honda Scoopy untuk mengambil sisa seng yang ada," katanya saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Selasa (3/2/2026).

Kata Beny, salah satu pelaku bertugas melepas seng yang ada di pondok dan yang satunya menunggu di bawah. Saat korban mulai meneriaki keduanya, tersangka Ali melempari korban menggunakan palu. Namun untungnya palu tersebut tidak mengenai korban.

ADVERTISEMENT

"Sementara tersangka satunya lagi hendak membacok korban dengan gergaji dan untungnya tidak mengenai korban. Setelah korban kembali berteriak minta tolong, kedua tersangka langsung lari ke arah perumahan warga meninggalkan motor mereka," jelasnya.

Dikarenakan di area perumahan banyak warga, kata Beny, tersangka Ali pun langsung diamankan hingga dimassa oleh para warga hingga bersimbah darah. Sementara rekannya kabur.

"Saat kami mendapatkan laporan dan langsung menuju ke TKP, terlihat tersangka sudah tergeletak di jalan dalam keadaan terluka di bagian kepala dan tangan akibat amukan massa," ungkapnya.

Setelah itu tersangka pun dibawa ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau untuk mendapatkan perawatan dan kemudian dibawa ke Polsek Lubuklinggau Utara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka masih kita tahan di polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan rekannya masih kita buru," tuturnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads