Pemilik agensi travel di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, yang dilaporkan atas dugaan kasus penipuan mangkir dari panggilan polisi. Ada dua orang yang dipanggil dalam kasus ini yakni berinisial YN dan JA.
"Benar, saat ini masih melakukan proses penyelidikan dan saat ini sudah pada ditahap pemanggilan," kata Kanit Pidsus Satreskrim Polres Lubuklinggau Ipda Dodi Rislan, Senin (2/3/2026).
Meskipun begitu, Dodi membeberkan kedua terlapor tersebut tidak datang ke Polres Lubuklinggau untuk memenuhi panggilan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun yang bersangkutan sampai sore (Senin) ini kita tunggu tidak memenuhi pemanggilan kita," ungkapnya.
Dodi mengatakan pihaknya masih menunggu kedua terlapor hadir dalam pemanggilan tersebut untuk memberikan keterangan atas laporan dugaan penipuan terhadap puluhan jemaah yang mendaftar berangkat umrah dari agensi tersebut.
"Ya masih kita tunggu sampai nanti (Selasa) malam. Kalau memang tidak hadir, kita perkara lagi dan pastinya akan ada pemanggilan kedua. Tapi nanti kita lihat dulu ke depannya," jelasnya.
"Ada yang bilang mereka di Palembang, ada yang bilang di Jakarta dan ada informasi yang kami dapat itu mereka di Arab. Ini juga yang masih terus kita selidiki dimana keberadaan terlapor," sambungnya.
Hingga saat ini, Dodi mengungkapkan sudah ada sekitar tujuh orang saksi yang mereka mintai keterangan terkait kasus dugaan penipuan tersebut.
"Sejauh ini baru empat korban yang melapor resmi ke kita dan sedang kita proses laporannya. Untuk saksi sudah ada tujuh orang belum ada tambahan lagi. Mungkin ke depannya akan bertambah yang melapor ataupun saksi yang akan diperiksa," tuturnya.
(csb/csb)











































