Penyiram Air Keras ke Pria di Palembang Buron 1 Tahun Ditangkap Keluarga Korban

Sumatera Selatan

Penyiram Air Keras ke Pria di Palembang Buron 1 Tahun Ditangkap Keluarga Korban

Ani Safitri - detikSumbagsel
Rabu, 25 Feb 2026 08:00 WIB
Pelaku penyiraman air keras ke mahasiswa di Palembang
Pelaku penyiraman air keras ke mahasiswa di Palembang (Foto: Ani Safitri)
Palembang -

Dito Prayoga, penyiram air keras terhadap Panca Kurniawan yang buron selama satu tahun akhirnya ditangkap. Pelaku ditangkap oleh pihak keluarga korban.

Saat ini pelaku sudah diserahkan keluarga korban ke polisi untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

Pamapta I Hendra Yuswoyo membenarkan adanya penyerahan pelaku penyiraman air keras. Kata dia, pelaku ditangkap pihak keluarga korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi ada penyerahan tersangka (TSK) atas nama Dito Prayoga dari warga, terkait kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan luka cacat," ujar Hendra saat memberikan keterangan, Selasa (24/2/2026).

Hendra menjelaskan bahwa penganiayaan yang dilakukan tersangka tergolong sangat sadis. Dito menyiramkan cairan asam atau air keras tepat ke arah wajah korban. Akibat kejadian tersebut, korban harus menanggung luka cacat permanen.

ADVERTISEMENT

"Penyiraman menggunakan air keras ke wajah korban," tegasnya.

Peristiwa ini sebelumnya terjadi di halaman Hotel Rian Cottage, Jalan Perindustrian 2, Kecamatan Sukarami, Palembang. Korban, Panca Kurniawan, awalnya berniat melerai keributan yang melibatkan temannya.

Namun nahas, setibanya di lokasi, pelaku langsung menyiramkan cairan diduga air keras ke arah wajah dan tubuh korban. Akibatnya, Panca mengalami luka bakar serius di bagian muka, tangan, dan sekujur badan.

Berdasarkan keterangan polisi, aksi keji Dito ini sebenarnya sudah terjadi sejak akhir tahun lalu, tepatnya pada 11 Desember 2025. Namun, pelaku sempat menghilang dan berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran petugas.

Dito akhirnya tak berkutik saat keluarga korban, khususnya kakak kandung korban, berhasil mengetahui keberadaannya pada Selasa siang. Tanpa perlawanan ia langsung digelandang ke Polrestabes Palembang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif utama di balik aksi penyiraman tersebut.

"Masih kami dalami selama beberapa bulan terakhir pelaku di mana saja. Nanti jika sudah dilakukan pemeriksaan, akan kami terbitkan informasi lebih lanjut mengenai keberadaan dia selama ini," ujarnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads