Rekayasa Jambret Awal Mula Aksi Pencurian Mobil di Palembang, 1 Pelaku Diburu

Sumatera Selatan

Rekayasa Jambret Awal Mula Aksi Pencurian Mobil di Palembang, 1 Pelaku Diburu

Nadiya - detikSumbagsel
Selasa, 10 Feb 2026 16:30 WIB
Rekayasa Jambret Awal Mula Aksi Pencurian Mobil di Palembang, 1 Pelaku Diburu
Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Sumsel Kompol Putu Suryawan (Foto: Nadiya)
Palembang -

David (33), dan Erick (29), dua pelaku pencurian mobil milik Ana Triana (27), Sudah ditangkap polisi. Ternyata, sebelum melakukan aksinya, David bersama rekannya merekayasa aksi penjambretan untuk mendapatkan kunci mobil korban.

Diketahui, aksi pencurian mobil itu terjadi di sebuah kafe kawasan Demang Lebar Daun, Palembang, Selasa (13/1/2026) malam.

Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Sumsel Kompol Putu Suryawan mengatakan pencurian ini bermula dari skenario sistematis yang disusun oleh pelaku David untuk menguasai kunci cadangan dan ponsel milik korban tanpa menimbulkan kecurigaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seminggu sebelum mobil tersebut hilang, kata Putu, pelaku D mengajak korban berkeliling ke daerah 24 Ilir. Saat itu, kunci mobil dan HP korban dititipkan di dalam tas selempang milik pelaku.

"Modusnya, saat mereka berkendara, ada orang yang berpura-pura menjadi jambret dan mengambil tas berisi kunci serta HP korban tersebut," katanya kepada detikSumbagsel, Selasa (10/2/2026).

ADVERTISEMENT

Skenario jambret buatan itu nyatanya hanya cara pelaku untuk mendapatkan kunci duplikat mobil korban. Seminggu kemudian, tersangka kembali menjebak korban dengan mengajaknya bertemu di sebuah kafe di kawasan Demang Lebar Daun.

"Saat korban sudah menunggu lama di kafe, tersangka D justru tidak datang. Ketika korban keluar untuk pulang, mobilnya yang terparkir sudah tidak ada di lokasi," jelasnya.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa mobil tersebut dieksekusi oleh tersangka lain berinisial E menggunakan kunci remote yang didapat dari tas yang dijambret sebelumnya.

Polisi Buru Satu Pelaku Lagi

Selain tersangka D dan E, saat polisi juga masih memburu satu pelaku lainnya berinisial R yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Tersangka D adalah otak pelakunya. Saat ini satu pelaku berinisial R masih dalam pengejaran," ujarnya.

Hasil penyelidikan antara korban Ana Triana dan pelaku David sudah saling mengenal saat tinggal di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

"Pelaku D sudah saling kenal dengan korban, kenal kurang lebih 15 tahun, sejak tahun 2010," jelasnya.

Kini kedua tersangka telah diamankan di Mapolda Sumsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi juga berhasil menyita mobil korban yang sempat diubah warnanya oleh para pelaku guna menghilangkan jejak.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads