Remaja 13 Tahun Ditusuk Begal Saat Kejar Pelaku yang Rampas Ponselnya

Sumatera Selatan

Remaja 13 Tahun Ditusuk Begal Saat Kejar Pelaku yang Rampas Ponselnya

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Selasa, 10 Feb 2026 17:00 WIB
Remaja 13 Tahun Ditusuk Begal Saat Kejar Pelaku yang Rampas Ponselnya
Remaja 13 tahun ditusuk begal yang merampas handphone miliknya (Foto: Istimewa)
Palembang -

Remaja 13 tahun di Palembang, Sumatera Selatan, Wahid Al Hafis ditusuk begal saat mengejar pelaku yang membawa kabur handphone (HP) miliknya. Akibatnya, korban mengalami luka di lengan kanan.

Peristiwa yang dialami korban terjadi di Jalan Bungaran 4, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibu korban, Hatipa (46) mengatakan saat kejadian anaknya sedang berjalan bersama teman-temannya sambil memegang HP.

"Tiba-tiba pelaku datang mendekat menggunakan sepeda motornya dan merampas HP yang sedang korban (anaknya) pegang," katanya.

ADVERTISEMENT

Menurut Hatipa, HP yang dirampas pelaku adalah Realme A5 yang baru dibelikannya dengan cara kredit dua minggu lalu.

"HP itulah saya belikan. Mungkin anak saya takut HP hilang jadi dia nekat melawan pelaku," katanya.

Ketika pelaku hendak kabur, Wahid nekat melompat dan naik motor pelaku. Korban bahkan sempat duduk di atas motor sambil berteriak meminta pertolongan.

Namun, pelaku berusaha memaksa korban turun dan menusuk korban menggunakan senjata tajam.

Meski sudah ditusuk, Wahid berhasil mencabut kunci kontak motor pelaku. Akibatnya motor pelaku mati mendadak dan membuat pelaku terjatuh.

Melihat situasi tersebut, pelaku langsung panik dan kabur meninggalkan motor di lokasi kejadian.

Warga yang melihat langsung menolong korban dan membawanya ke Polrestabes Palembang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di lengan kanan.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKBP M Jedi P mengatakan pihaknya sudah memonitor kejadian tersebut, dan saat ini pelaku masih dalam pengejaran.

"Masih dalam penyelidikan dan untuk pelaku sedang kita buru," katanya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads