Kronologi Remaja 19 Tahun Terlibat Duel di OKU Selatan, Berawal Cekcok di WA

Sumatera Selatan

Kronologi Remaja 19 Tahun Terlibat Duel di OKU Selatan, Berawal Cekcok di WA

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Sabtu, 07 Feb 2026 14:00 WIB
Kronologi Remaja 19 Tahun Terlibat Duel di OKU Selatan, Berawal Cekcok di WA
Polisi melakukan olah TKP duel maut yang tewaskan pemuda di OKU Selatan (Foto: Istimewa/Polres OKU Selatan)
OKU Selatan -

Dua remaja di OKU Selatan, Sumatera Selatan, berinisial FAR (19) dan AR (19) terlibat duel maut. Akibatnya, FAR tewas. Duel terjadi usai keduanya terlibat cekcok di WhatsApp (WA)

Due maut dua remaja itu terjadi di Jalan Perkim Dusun 1, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua, Kebupaten OKU Selatan, Kamis (5/2/2026) malam.

Kasi Humas Polres OKU Selatan AKP Amir Hamzah menjelaskan, kejadian berawal saat pelaku AR menghubungi korban melalui WA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku ini mengirim pesan WhatsApp kepada korban, namun dibalas korban dengan kata-kata tidak sopan. Kemudian pelaku membalas pelaku dengan kata-kata tidak sopan," kata Amir, dalam keterangan resmi yang diterima detikSumbagsel, Jumat (6/2/2026).

Dari percakapan tersebut, lanjut Amir, korban mengajak pelaku bertemu di tempat kejadian perkara (TKP) hingga terjadilah perkelahian antara mereka.

"Sebelum berangkat, pelaku sempat menghubungi saksi Agus untuk meminjam pedang. Namun saksi Agus tidak mau meminjamkan pedang karena tahu bahwa pelaku AR akan berkelahi dengan seseorang," ujarnya.

ADVERTISEMENT


Kemudian, pelaku AR meminta saksi Agus untuk menjemputnya dirumah dan minta diantarkan ke TKP untuk bertemu korban.

"Saat di atas motor, pelaku AR ini mengambil sebilah pisau yang diselipkan Agus di pinggangnya. Saksi Agus sempat meminta kepada pelaku AR agar mengembalikan pisau tersebut, namun pelaku mengajak saksi untuk menjemput saksi Ridho," jelasnya.

Saat itu, pelaku dan dua saksi menunggu korban di dekat bengkel atau TKP. Setelah menunggu hampir 15 menit korban bersama saksi Ahmad Ferdian datang menggunakan sepeda motor.

Korban turun dari motor langsung memukul pelaku dengan tangan kosong. Tiba-tiba AR langsung menusukkan pisau yang dia simpan di balik bajunya ke dada korban yang menembus paru-paru.

"Saat korban terjatuh, korban berkata kenapa kamu membawa pisau. Kemudian korban tak sadarkan diri tergeletak di tanah," jelasnya.

Melihat korban terjatuh tak sadarkan diri, pelaku dan kedua temannya Agus dan Ridho melarikan diri meninggalkan korban.

"Sementara teman korban Ferdian langsung memanggil warga untuk membawa korban ke klinik terdekat. Dari hasil pemeriksaan korban mengalami luka tusuk di dada tembus paru-paru, luka sayatan di dada sebelah kanan,sayatan belakang kepala dan luka sayat di pipi sebelah kanan," ujarnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads