Kronologi 3 Pria Tenggelam di Sungai Ogan, Acara Ulang Tahun Berujung Maut

Sumatera Selatan

Kronologi 3 Pria Tenggelam di Sungai Ogan, Acara Ulang Tahun Berujung Maut

Irawan - detikSumbagsel
Minggu, 02 Agu 2026 15:00 WIB
Ilustrasi orang tenggelam.
Foto: Ilustrasi orang tenggelam (ChatGPT)
Ogan Ilir -

Momen perayaan ulang tahun yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan berubah menjadi tragedi di Sungai Ogan, Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Tiga pria dilaporkan tenggelam setelah berusaha saling menolong saat terseret arus sungai. Hingga Minggu (2/8/2026), satu korban ditemukan meninggal dunia, sedangkan dua lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Basarnas Sumatera Selatan, Raymond Konstantin, mengatakan peristiwa terjadi pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu lima orang yang terdiri dari tiga pria dan dua perempuan berkumpul di tepian Sungai Ogan untuk bersantai sekaligus merayakan ulang tahun salah seorang di antara mereka.

"Di tengah kebersamaan tersebut, salah satu pria turun ke sungai untuk mandi. Namun, beberapa saat kemudian korban diduga terseret arus yang cukup deras hingga kesulitan menyelamatkan diri," katanya kepada wartawan, Minggu (2/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lanjut Raymond melihat rekannya dalam bahaya, dua pria lainnya langsung menceburkan diri ke sungai dengan maksud memberikan pertolongan. Upaya penyelamatan itu justru berakhir tragis karena ketiganya sama-sama tenggelam dan hilang di aliran Sungai Ogan.

"Korban yang ditemukan meninggal dunia bernama Arifebriansyah (18), warga Desa Sadahayu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Sementara dua korban yang hingga kini masih dalam pencarian adalah Rahman Udin (33), warga Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, dan Rizky Saputra (22), warga Desa Sadahayu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Diketahui, Arifebriansyah dan Rizky Saputra merupakan pekerja asal Kabupaten Cilacap yang sedang berada di Kabupaten Ogan Ilir untuk mengerjakan proyek pembangunan Sekolah Rakyat.

Korban ditemukan pukul 01.00 WIB, Minggu (2/8/2026), di dasar sungai dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 10 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam, kemudian dievakuasi ke RSUD Ogan Ilir.

"Memasuki hari kedua operasi pencarian, Tim SAR Gabungan mengerahkan dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim melakukan penyisiran di sisi kanan dan kiri Sungai Ogan menggunakan perahu karet Basarnas serta perahu milik warga. Selain itu, penyelaman juga dilakukan di sekitar lokasi awal korban tenggelam guna memperbesar peluang menemukan dua korban lainnya," tutupnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads