9 Film Bioskop Indonesia Maret 2026: Setannya Cuan-Tunggu Aku Sukses Nanti

9 Film Bioskop Indonesia Maret 2026: Setannya Cuan-Tunggu Aku Sukses Nanti

Bagus Rahmat Nugroho - detikSumbagsel
Selasa, 03 Mar 2026 21:20 WIB
Ilustrasi nonton bioskop
Ilustrasi menyaksikan film bioskop Maret 2026. (Foto: Shutterstock)
Palembang -

Sebanyak 9 film Indonesia dijadwalkan tayang di bioskop sepanjang Maret 2026. Genre yang dihadirkan pun cukup beragam, mulai dari horor, drama keluarga, hingga film fiksi ilmiah (sci-fi) pertama dari Indonesia.

Deretan film yang akan meramaikan layar lebar di antaranya Setannya Cuan: Djoering Salawe, Na Willa, Tunggu aku Sukses Nanti, hingga Pelangi di Mars. Film-film ini mulai akan tayang pada 5 Maret nanti.

Berikut ini daftar film Indonesia yang akan tayang di bioskop Maret 2026 lengkap dengan sinopsis singkatnya. Yuk, simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Daftar Film Bioskop Maret 2026

1. SETANNYA CUAN: Djorieg Salawe (5 Maret)

Film bergenre horor komedi ini akhirnya kembali tayang di bioskop setelah tertahan hampir 6 tahun akibat pandemi COVID-19. Sebelumnya, film ini berjudul Djoerig Salawe, namun kemudian diubah agar lebih relevan dengan istilah kekinian.

Dilansir detikPop, film ini sempat tayang selama satu hari sebelum kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, penayangannya harus dihentikan karena situasi pandemi dan lockdown saat itu. Sejak saat itu, kepastian jadwal tayang film ini sempat tidak jelas akhirnya dipastikan kembali diputar pada 5 Maret mendatang.

ADVERTISEMENT

Film ini mengisahkan persaingan antara Adang dan Asep dalam memperebutkan kursi lurah. Meski Adang keluar sebagai pemenang, hidupnya justru terpuruk. Ia bangkrut dan ditinggal sang istri. Sebaliknya, Asep justru hidup bergelimang harga dan sanggup melunasi seluruh utang Adang.

Persaingan mereka semakin rumit ketika keduanya jatuh hati pada seorang janda muda bernama Mince. Lalu, bagaimana kelanjutan kisah mereka?

2. Juara Sejati (5 Maret)

Film Indonesia berikutnya yang tayang pada 5 Maret adalah Juara Sejati. Film ini menceritakan tentang Elang yang kembali ke kampung halamannya dan mengenang masa kecil bersama dua sahabatnya, Melati dan Rafi. Ketiganya tumbuh dalam latar belakang kehidupan yang berbeda. Elang merupakan anak yatim piatu yang dibesarkan oleh Mak Inah.

Saat mengejar impiannya mereka bertiga mengalami cobaan yang berat. Meski demikian, ketiganya berpegang pada janji persahabatan untuk saling menguatkan demi menggapai kehidupan sebagai bintang juara.

Melalui kisah tersebut, Juara Sejati mengajarkan tentang semangat pantang menyerah dalam hidup dalam menghadapi kerasnya hidup.

3. Setan Alas! (5 Maret)

Film ini mengisahkan sekelompok mahasiswa yang menghabiskan waktu di sebuah villa tua terpencil. Namun, rencana mereka berubah menjadi mimpi buruk ketika salah satu dari mereka meninggal dunia secara misterius. Sejak peristiwa itu, suasana dipenuhi rasa curiga dan prasangka antarsesama. Setiap karakter punya cara masing-masing dalam memaknai ketakutan.

Lalu apakah mereka dapat bertahan hidup di tengah ketakutan tersebut? Film yang disutradarai oleh Yusron Fuadi ini mengusung konsep meta-horror, yang tidak hanya menyajikan teror, tetapi juga mengajak penonton menyadari pola-pola khas dalam film horor itu sendiri.

4. Na Willa (18 Maret)

Film ini diadaptasi dari novel Na Willa karya Reda Gaudiamo dan disutradarai oleh kreator Jumbo, Ryan Adriandhy. Film ini memiliki setting waktu pada tahun 1960-1970-an.

Mengisahkan tentang Willa, gadis kecil berusia enam tahun yang meyakini dunia kecilnya di sebuah gang di Surabaya adalah tempat yang sempurna. Di sana lagu-lagu dari radio terasa hidup, kios langganan yang penuh kejutan, dan setiap harinya merupakan petualang dengan teman.

Namun, kebahagiaan itu perlahan berubah ketika sahabatnya mengalami kecelakaan dan satu per satu teman bermainnya masuk sekolah. Dunia Willa yang sebelumnya ramai mendadak sepi. Demi mengembalikan kebersamaan seperti dulu. Willa pun memutuskan ikut masuk taman kanak-kanak, dengan harapan semuanya bisa kembali seperti semula.

Akankah harapan Willa terwujud, atau justru ia harus belajar menerima perubahan?

5. Senin Harga Naik (18 Maret)

Film ini merupakan drama keluarga yang emosional dengan tambahan komedi. Filmnya menyoroti tentang hubungan ibu dan anak yang rumit.

Menceritakan tentang Mutia yang pergi dari rumah untuk membuktikan dirinya dapat sukses secara mandiri. Tiga tahun berlalu, promosi karir Mutia terkendala proyek penggusuran Mercusuar, toko roti legendaris milik ibunya. Memaksa dirinya pulang untuk membujuk sang ibu menjual toko tersebut. Lalu apakah misi Mutia berhasil atau sebaliknya?

6. Danur: The Last Chapter (18 Maret)

Film ini merupakan penutup saga Danur yang telah dimulai sejak 2017. Masih sama seperti sebelumnya, film ini tetap membawa nuansa mencekam khas seri sebelumnya dengan cerita yang lebih emosional.

Mengisahkan tentang teror yang muncul saat Risa menghadiri acara lamaran Riri (adiknya) yang sudah disiapkan oleh kekasihnya, Dimas. Di tengah rasa bahagia tersebut, ia merasa adanya kekuatan jahat yang mengancam.

Hantu bernama Canting, mulai meneror Riri, sementara itu, Risa mengalami teror yang lebih menyeramkan, yaitu kematian yang terus berulang. Akankah Risa dan Riri dapat bebas dari teror tersebut?

7. Tunggu Aku Sukses Nanti (18 Maret)

Film bergenre drama keluarga lainnya adalah Tunggu Aku Sukses Nanti film ini mengangkat tema tentang mimpi, tekad, dan realitas hidup yang lekat dengan kehidupan banyak orang.

Mengisahkan tentang Arga yang setiap Lebaran selalu menjadi cibiran dan dibandingkan dengan sepupu lain yang sudah mapan. Sehingga Arga menjadi minder karena sudah 3 tahun menganggur.

Berbagai permasalahan datang menghampiri, mulai dari ekonomi yang semakin sulit, pacar yang minta dinikahi, adiknya yang terancam gagal bayar ukt, dan rumah nenek yang mereka tumpangi terancam dijual.

Ia pun jatuh bangun dalam mencari kerja demi bisa membuktikan diri pada keluarga. Lalu, bagaimana kelanjutan filmnya, apakah Arga akan berhasil?

8. Pelangi di Mars (18 Maret)

Film bergenre Sci-Fi pertama di Indonesia ini disutradarai oleh Upie Guava. Fim ini menggabungkan unsur drama keluarga, petualangan luar angkasa, elemen sains, hingga visual yang futuristik sehingga diibaratkan oasis di tengah dominasi film horror Indonesia.

Mengisahkan tentang Pelangi, seorang anak perempuan yang menjadi manusia pertama yang lahir dan besar di Mars. Ia tinggal bersama robot-robot cerdas yang menemaninya dalam perjalanan besar mencari mineral langka yang dapat menyelamatkan bumi. '

9. Suzanna: Santet Dosa di Atas Dosa (18 Maret)

Film ini merupakan remake dari film horor klasik Indonesia, yaitu Santet: Ilmu Pelebur Nyawa (1989). Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, sesuai namanya tema yang diangkat adalah tentang ilmu santet.

Bercerita tentang Suzanna yang dicintai Bisman, penguasa desa yang kejam. Namun, karena serakah, Bisman malah menyantet ayah Suzanna hingga tewas. Disulut dendam kematian sang ayah membuat Suzanna mempelajari ilmu santet.

Ketika balas dendam, Suzanna sadar jika kekuatan Bisman jauh lebih besar dari yang diduga. Di tengah perjalanan, ia jatuh cinta pada Pramuja, pria taat agama yang tidak tahu rahasiannya. Dan ia pun dihadapkan pada pilihan: meneruskan dendam atau mempertaruhkan segalanya demi cinta. Mana langkah yang ia pilih?

Demikian 9 film Indonesia yang akan tayang di bioskop pada bulan Maret ini. Mana film yang ingin detikers tonton?

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video: Sinopsis 'Good Boy', Film Horor dari POV Seekor Anjing"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads