Stand OKU meraih penghargaan Best Stand Design Category dalam ajang APKASI Otonomi Expo 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang. Pada ajang itu, OKU mengangkat konsep miniatur Goa Harimau
Penghargaan tersebut diberikan pada rangkaian penutupan APKASI Otonomi Expo 2026. Stand OKU dinilai memiliki konsep visual yang kuat dengan mengangkat sejarah dan kearifan lokal sebagai daya tarik utama.
Salah satu elemen yang mencuri perhatian adalah miniatur Goa Harimau, situs bersejarah yang menjadi ikon utama dalam desain stand OKU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran miniatur tersebut sekaligus menjadi pembeda stand OKU di tengah sekitar 120 stand kabupaten dan kota yang mengikuti pameran dari berbagai daerah di Indonesia.
Tak hanya mengandalkan tampilan visual, stand OKU juga menghadirkan beragam produk unggulan daerah mulai dari kerajinan tangan, kain songket, kerajinan resam, batu cincin, batu fosil, madu, hingga aneka kuliner khas OKU turut diperkenalkan kepada para pengunjung.
Sekda OKU Alva Elan menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kekayaan sejarah dan budaya daerah dapat dikemas secara kreatif sehingga mampu menarik perhatian di tingkat nasional.
"Alhamdulillah, penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kabupaten OKU. Kami mengangkat Goa Harimau bukan hanya sebagai situs sejarah, tetapi juga bagian dari identitas dan kekayaan budaya OKU yang perlu terus dikenalkan," katanya, Rabu (2/9/2026).
Ia berharap partisipasi OKU dalam APKASI Otonomi Expo 2026 tidak berhenti pada raihan penghargaan. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka peluang promosi dan pemasaran yang lebih luas bagi produk serta potensi daerah.
"Harapan kami semakin banyak masyarakat di luar daerah yang mengenal OKU, tidak hanya sejarah dan budayanya, tetapi juga produk unggulan dan berbagai potensi yang dimiliki," ujarnya.
Sekda mengungkapkan pemilihan Goa Harimau sebagai tema utama stand bukan tanpa alasan. Pemerintah Kabupaten OKU menjadikan situs tersebut sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan sejarah dan kebudayaan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
"Goa Harimau merupakan salah satu situs arkeologi penting yang menyimpan jejak kehidupan manusia masa lalu. Berbagai temuan arkeologis, termasuk fosil dan kerangka manusia, menjadikan kawasan tersebut memiliki nilai sejarah yang kuat bagi Kabupaten OKU,"jelasnya
Melalui desain stand yang memadukan unsur sejarah dengan produk budaya dan ekonomi kreatif, Pemkab OKU berupaya menghadirkan identitas daerah secara lebih utuh.
Bukan hanya Goa Harimau, pengunjung juga diajak mengenal kekayaan kerajinan, kuliner, serta produk UMKM yang menjadi bagian dari potensi ekonomi masyarakat OKU.
