443 JCH Jambi Berangkat ke Tanah Suci, 2 Orang Tunda Terbang karena Sakit

Jambi

443 JCH Jambi Berangkat ke Tanah Suci, 2 Orang Tunda Terbang karena Sakit

Ferdi Almunandar - detikSumbagsel
Sabtu, 16 Mei 2026 23:00 WIB
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani saat melepaskan ratusan para calon jemaah haji menuju Tanah Suci Mekkah
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani saat melepaskan ratusan para calon jemaah haji menuju Tanah Suci Mekkah (Foto: Istimewa)
Jambi -

Sebanyak 443 jemaah calon haji (JCH) asal Provinsi Jambi yang tergabung dalam Kloter BTH 21 diberangkatkan menuju Tanah Suci. Ratusan jemaah itu berasal dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

Para jemaah diberangkatkan dari Asrama Haji Kota Baru, Jambi, menuju Batam sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi. Suasana pelepasan dipenuhi keluarga yang turut mengantar keberangkatan para jemaah menuju embarkasi.

Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani mengatakan ibadah haji bukan hanya membutuhkan kesiapan materi, tetapi juga kondisi fisik dan mental yang kuat. Ia meminta seluruh jemaah menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Haji membutuhkan tenaga dan fisik yang kuat. Jaga kesehatan, kesabaran serta tetap mengikuti arahan petugas selama di Tanah Suci," kata Abdullah Sani saat melepas keberangkatan jemaah, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, cuaca panas serta padatnya aktivitas ibadah di Arab Saudi membuat jemaah harus mampu menjaga stamina agar tetap fit hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dijalankan.

ADVERTISEMENT

Selain menjaga kesehatan, Sani juga meminta jemaah menjaga kekompakan dan saling membantu antar sesama jemaah selama berada di Makkah dan Madinah. Ia mengingatkan para jemaah agar fokus beribadah dan tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh menurun.

"Bapak ibu datang untuk beribadah. Fokus menjalankan ibadah dengan baik dan tetap saling membantu selama di sana," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab mengatakan Kloter BTH 21 dijadwalkan berangkat menuju Batam sekitar pukul 03.00 WIB dan melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi pada pagi harinya.

Dari total 443 jemaah yang terdaftar dalam kloter tersebut, dua calon haji belum dapat diberangkatkan karena masih menjalani perawatan medis. Keduanya direncanakan menyusul keberangkatan pada kloter berikutnya setelah kondisi kesehatannya membaik.

"Ada dua jamaah yang saat ini masih dirawat dan belum bisa diberangkatkan. Kita doakan segera pulih agar dapat menyusul pada kloter berikutnya," kata Wahyudi.

Panitia juga mencatat jemaah tertua dalam Kloter BTH 21 berusia 90 tahun atas nama Nuhum Abu Tantri. Sementara jemaah termuda berusia 15 tahun bernama Ujahid Darpes Fahidullah asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, Pemerintah Provinsi Jambi menganggarkan bantuan biaya penerbangan sebesar Rp 42 miliar. Bantuan itu diberikan untuk membantu meringankan biaya perjalanan jemaah asal Jambi menuju Tanah Suci.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads