Bupati OKU Sosialisasikan Beasiswa Kedokteran untuk Siswa Kurang Mampu

Sumatera Selatan

Bupati OKU Sosialisasikan Beasiswa Kedokteran untuk Siswa Kurang Mampu

Irawan - detikSumbagsel
Senin, 13 Apr 2026 12:01 WIB
Bupati OKU Teddy Meilwansyah menyosialisasikan program beasiswa kedokteran bagi siswa kurang mampu
Foto: Bupati OKU Teddy Meilwansyah menyosialisasikan program beasiswa kedokteran bagi siswa kurang mampu (Dok. Pemkab OKU)
OKU -

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai menyosialisasikan program beasiswa kedokteran bagi siswa kurang mampu sebagai tindak lanjut instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait percepatan pemenuhan tenaga dokter di Indonesia.

Program ini merupakan inisiatif Bupati OKU Teddy Meilwansyah, yang sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

"Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan penambahan tenaga dokter di Indonesia. Kami ingin memberi kesempatan kepada anak-anak OKU yang berprestasi namun kurang mampu untuk meraih cita-cita menjadi dokter," katanya kepada wartawan, Senin (13/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teddy mengungkapkan saat ini, Pemkab OKU tengah bergerak cepat melakukan sosialisasi kepada kepala sekolah SMA sederajat di wilayahnya. Hal ini dilakukan karena waktu penjaringan peserta cukup singkat, sementara seleksi masuk UIN dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.

Dalam mekanismenya, sekolah diminta mengusulkan siswa yang memenuhi kriteria. Selanjutnya, tim dari Pemkab akan melakukan verifikasi langsung sebelum menetapkan sekitar 20 peserta terbaik untuk mengikuti seleksi di UIN Jakarta.

ADVERTISEMENT

"Kemudian masuk ke dalam persyaratan seleksi, setelah itu tim akan turun langsung mengecek hingga mencapai 20 orang untuk dibawa ke UIN untuk dididik menjadi dokter," jelasnya.

Bupati juga menegaskan proses seleksi akan berjalan transparan tanpa praktik KKN. Salah satu syarat utama adalah nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Biologi, Kimia, dan Bahasa Inggris, serta berasal dari keluarga kurang mampu.

"Pada intinya jika nilai Biologi, Kimia dan Bahasa Inggris 80 dan tidak mampu, bisa ikut," tegasnya.

Peserta yang lolos nantinya juga akan mendapatkan pendampingan khusus selama tahun pertama perkuliahan guna membantu mengejar ketertinggalan dengan mahasiswa dari daerah perkotaan.

"Semoga dengan program ini Kabupaten OKU tidak lagi kekurangan dokter, dan lulusan UIN asal OKU dapat mengabdi untuk daerah," katanya.

Adapun persyaratan lainnya, peserta merupakan siswa kelas XII SMA/sederajat di OKU, memiliki prestasi, berasal dari keluarga kurang mampu, berdomisili minimal tiga tahun di wilayah OKU, serta bersedia menyelesaikan pendidikan hingga tuntas.

Pemkab berharap program ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kekurangan tenaga medis sekaligus membuka akses pendidikan kedokteran bagi masyarakat kurang mampu di OKU.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads