OKU Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 11 April 2026

Sumatera Selatan

OKU Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 11 April 2026

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Rabu, 01 Apr 2026 14:00 WIB
Ilustrasi Jalan tertutup akibat banjir, pengalihan arus akibat banjir, awas banjir
Foto: Ilustrasi banjir (Andhika-detikcom)
OKU Selatan -

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul terjadinya banjir bandang dan tanah longsor di wilayah itu pada 29 Maret 2026. Status ini diberlakukan selama 14 hari ke depan guna mempercepat penanganan dampak bencana dan pemulihan kondisi masyarakat.

Bencana yang dipicu oleh curah hujan tinggi tersebut menyebabkan sungai meluap dan memicu longsor. Mengakibatkan 7 rumah rusak berat, bahkan salah satunya terseret arus pada bagian bangunannya.

"Pemkab OKU Selatan telah menetapkan status tanggap darurat sejak 29 Maret 2026. Status akan berlaku hingga 14 hari kalender atau 11 April 2026," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Rabu (1/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut, penetapan status tanggap darurat bertujuan untuk memaksimalkan koordinasi lintas instansi, termasuk pengerahan personel dan distribusi bantuan logistik bagi warga terdampak.

ADVERTISEMENT

Selain itu, potensi hujan intensitas tinggi juga masih bisa terjadi dan menimbulkan bencana susulan, mengingat musim kemarau baru akan terjadi lada Mei nanti.

"Masa hujan sampai awal Mei, akhir Mei baru masuk musim kemarau. Kita meminta masyarakat selalu waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi," ungkapnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar. Pemerintah daerah memastikan bantuan darurat terus disalurkan, termasuk kebutuhan pangan hingga pembangunan rumah yang mengalami rusak berat.

"Dengan ditetapkannya status tanggap darurat ini, diharapkan proses penanganan bencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif, serta kondisi masyarakat dapat segera pulih," jelasnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads