Balita 3 Tahun di Palembang Dilaporkan Hilang Usai Pamit ke Warung

Sumatera Selatan

Balita 3 Tahun di Palembang Dilaporkan Hilang Usai Pamit ke Warung

Ani Safitri - detikSumbagsel
Selasa, 03 Mar 2026 21:00 WIB
Rubi Sugara melaporkan anaknya berusia tiga tahun yang hilang usai pergi ke warung
Rubi Sugara melaporkan anaknya berusia tiga tahun yang hilang usai pergi ke warung (Foto: Ani Safitri)
Palembang -

Balita laki-laki tiga tahun di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Muhammad Arcelio (3), dilaporkan hilang. Korban hilang usai pamit ke warung dekat kediamannya di kawasan Seberang Ulu II, Palembang.

Peristiwa hilangnya Arcelio terjadi pada Senin (2/3) sekitar pukul 10.30 WIB di Lorong Hamilin/Nigata Plaju. Terakhir kali, terlihat memakai baju merah celana merah dan tidak memakai sandal pergi jajan kewarung terdekat.

Ayah korban bernama Rubi Sugara mengaku sangat terpukul dan berharap buah hatinya segera ditemukan dalam keadaan selamat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat kejadian, Rubi diketahui sedang bekerja membawa mobil ke luar kota. Kecurigaan muncul saat Rubi mendapat telepon dari mertuanya yang menanyakan apakah Arcelio ikut bersamanya bekerja. Merasa ada yang tidak beres, Rubi langsung menghubungi istrinya, Suci Ningsi Wulandari (26), di rumah.

"Istri saya bilang anak kami tadi pamit mau beli jajanan di warung dekat rumah, memang lokasinya tidak jauh. Tapi setelah ditunggu lama, dia tidak pulang-pulang," ujarnya, saat membuat laporan kehilangan anaknya di SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

Rubi menjelaskan bahwa pihak keluarga sudah berupaya menyisir seluruh sudut kampung dan bertanya kepada tetangga sekitar, namun tidak ada yang melihat keberadaan anaknya setelah dari warung.

"Kami sudah cari ke mana-mana, keliling lorong tapi hasilnya nihil. Makanya saya langsung pulang dan lapor ke polisi. Saya hanya ingin anak saya segera ketemu, dia masih kecil sekali," ungkapnya.

Pihak kepolisian telah menerima laporan tersebut, petugas juga telah mengamankan barang bukti berupa foto-foto korban untuk disebar ke unit terkait.

"Laporan sudah kami terima dan saat ini sedang ditindaklanjuti oleh Sat Reskrim. Kami mengimbau masyarakat yang melihat anak dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor," ujar Ipda Tamia Rahmadhany.

Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri dan Desti Wulandari peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads