BPOM Palembang Pastikan Produk Makanan di Pasar Beduk Aman Dikonsumsi

Sumatera Selatan

BPOM Palembang Pastikan Produk Makanan di Pasar Beduk Aman Dikonsumsi

Mutiara Helia Praditha - detikSumbagsel
Rabu, 25 Feb 2026 23:40 WIB
Petugas BBPOM di Palembang melakukan uji sampel makanan di pasar beduk.
Foto: Petugas BBPOM di Palembang melakukan uji sampel makanan di pasar beduk. (Mutiara Helia Praditha)
Palembang -

Pasar Beduk Ramadan 1447 H Tahun 2026 resmi dibuka, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini digelar selama tiga hari hingga 27 Februari 2026 ini menghadirkan 30 tenant UMKM dengan 450 kuota belanja per hari.

Pada hari pertama pelaksanaan, Balai Besar POM di Palembang turut melakukan uji cepat keamanan pangan dan memastikan seluruh takjil yang dijual aman dikonsumsi masyarakat untuk ngabuburit.

Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Lurah Dua Puluh Ilir Dua, Jalan Amphibi No.25 RT 31 RW 04, Kecamatan Kemuning, Palembang. Sejak sore hari, warga mulai memadati area pasar meski sempat diguyur hujan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadiran BPOM menjadi perhatian dalam Pasar Bedug kali ini. Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar POM di Palembang, Mirdawati, mengatakan pihaknya melakukan pengujian terhadap bahan berbahaya seperti Rhodamin B, Formalin, dan Boraks.

"Kami melakukan uji cepat menggunakan reaksi warna. Jika sampel mengandung Formalin atau Boraks, akan langsung terdeteksi. Kalau ada indikasi, akan kami konfirmasi lagi di laboratorium," ujar Mirdawati saat diwawancara, Rabu (25/2/2026).

ADVERTISEMENT

Sebanyak 15 sampel telah diuji, terdiri dari tahu, mie, pempek, hingga aneka kue berwarna. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif.

"Alhamdulillah, dari 15 sampel yang diuji, semuanya negatif. Tidak ada yang mengandung Formalin, Boraks, maupun pewarna dilarang," tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan takjil selama Ramadan dilakukan secara rutin dan menyeluruh. BPOM juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mencurigai adanya produk mengandung bahan berbahaya.

Sementara itu, Pasar Bedug di Kecamatan Kemuning ini melibatkan 30 tenant UMKM, sebagian merupakan binaan Unit Usaha Syariah Bank Sumsel Babel dan sebagian lagi binaan Kecamatan Kemuning.

Pemimpin Divisi Unit Usaha Syariah Bank Sumsel Babel, Eldi Handoko, menjelaskan kuota yang disediakan sebanyak 450 per hari.

"Jadi masing-masing tenant disediakan 15 kuota. Totalnya 450 kuota per hari. Selama tiga hari, ada sekitar 1.400-an kuota yang bisa dimanfaatkan masyarakat," jelasnya.

Masyarakat cukup menukarkan kupon dengan membayar Rp 1.447 melalui QRIS Mobile Banking Bank Sumsel Babel Syariah untuk berbelanja di tenant yang tersedia.

Berdasarkan pantauan detikSumbagsel di lapangan, meski hujan turun, antusiasme warga tidak surut. Lapak-lapak UMKM dipenuhi pembeli yang berburu takjil untuk berbuka puasa.

Beragam makanan dijajakan, mulai dari kue tradisional seperti dadar gulung, lemper, risol, buko pandan, dan martabak mini. Ada pula makanan khas Palembang seperti laksan, mie celor, rujak mie, dan pempek. Untuk menu berat tersedia ayam gulai, ayam kecap, pepes ikan, pindang ikan, aneka tumis sayur, hingga aneka sambal.

Dengan adanya pengawasan langsung dari BPOM dan keterlibatan puluhan UMKM lokal, Pasar Beduk Kemuning tak hanya menjadi tempat berburu takjil, tetapi juga ruang ngabuburit yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama Ramadan.

Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads