Puncak pelaksanaan ziarah kubro ulama dan auliya Palembang Darussalam 2026 berlangsung khidmat, Minggu (8/2/2026). Ribuan jemaah terpantau di lapangan mengikuti arak-arakan ziarah yang menyusuri sejumlah lokasi pemakaman ulama dan auliya di wilayah Ilir, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Pantauan detikSumbgsel di lokasi, sejak pukul 06.30 WIB, jemaah mulai berkumpul di kawasan Kampung Sungai Bayas, Kuto Batu, tepatnya di Haul Al-Habib Abdullah bin Idrus Shahab dan Al-Habib Abdurrahman Al-Bin Hamid.
Rangkaian puncak kegiatan diawali dengan zikir bersama, sebelum jemaah bergerak berjalan kaki secara tertib dalam arak-arakan menuju lokasi-lokasi ziarah berikutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arak-arakan kemudian berlanjut menuju Pemakaman Pangeran Syarif Ali Syeikh Abu Bakar yang berada di 5 Ilir, tepatnya di belakang RS Pelabuhan Palembang. Ribuan jemaah tampak memadati ruas jalan sepanjang rute ziarah sambil melantunkan zikir dan shalawat.
Setelah itu, jemaah melanjutkan arak-arakan menuju Pemakaman Kesultanan Kawah Tengkurep di kawasan 3 Ilir, salah satu situs bersejarah Kesultanan Palembang Darussalam.
Rangkaian arak-arakan puncak ditutup dengan ziarah di Pemakaman Auliya' Kambang Koci 5 Ilir, yang berada di sekitar Pelabuhan Pelindo II Palembang.
Puncak arak-arakan ziarah kubro ini turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang berjalan bersama jemaah di sejumlah titik rute ziarah.
Kehadiran pimpinan daerah tersebut menambah kekhidmatan sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi keagamaan masyarakat Palembang.
Ketua Panitia Ziarah Kubro 2026, Habib Abdurrahman bin Hasan Alhabsy mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kembali puncak ziarah kubro tahun ini.
"Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT karena puncak ziarah kubro tahun ini dapat kembali dilaksanakan dengan aman dan tertib. Ini adalah warisan para ulama yang harus terus kita jaga dan hidupkan," ujar Habib Abdurrahman, Minggu.
Ia juga mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan adab selama mengikuti ziarah.
"Semoga arak-arakan ini semakin mempererat ukhuwah dan menjadi pengingat untuk meneladani perjuangan para ulama," tambahnya.
Panitia juga mencatat kehadiran jemaah dari Arab Saudi, Yaman, Malaysia, dan Brunei Darussalam yang turut mengikuti arak-arakan puncak Ziarah Kubro 2026.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(csb/csb)











































