DPRD Kota Palembang menyoroti adanya dugaan manipulasi tanggal kedaluwarsa produk roti di menu MBG yang dikonsumsi pelajar SMP 31 Palembang hingga menyebabkan keracunan. Dugaan ini mencuat setelah sejumlah siswa mengalami gejala keracunan.
Dari hasil penelusuran sementara, diketahui makanan yang dikonsumsi para siswa memiliki batas kedaluwarsa 1 Januari 2026. Namun, tanggal tersebut diduga ditutup dan diganti menjadi 1 Februari 2026 sebelum produk didistribusikan ke sekolah suplayer roti ke dapur SPPG itu.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Palembang Syaipul Padli menilai peristiwa ini tidak bisa dikategorikan sebagai kelalaian biasa.
Menurutnya, adanya proses pencetakan ulang serta penutupan tanggal kedaluwarsa lama mengindikasikan unsur kesengajaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan sekadar lupa atau salah teknis. Ada proses mengganti tanggal yang dilakukan secara sadar. Itu yang membuat kami menilai ada unsur sengaja," katanya kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa pihak sekolah sebelumnya telah beberapa kali melaporkan temuan serupa terkait kualitas makanan yang disuplai. Kondisi tersebut, kata dia, memperlihatkan adanya persoalan sistemik yang harus segera ditangani secara tegas.
"Banyak laporan juga dari pihak sekolah bahwa ada kualitas makanan yang diberikan ke siswa kurang baik, dan ini harus segera kami tangani,"ungkap Padli
Dia menegaskan, apabila terbukti terdapat kelalaian atau unsur kesengajaan yang berujung pada keracunan siswa, maka pihak dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi dijerat Pasal 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan luka atau keracunan, dengan ancaman pidana hingga tujuh tahun penjara.
"Sebagai langkah awal, DPRD merekomendasikan penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bersangkutan," tegasnya.
"Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Kalau kejadian seperti ini terjadi, layanan MBG sebaiknya dihentikan dulu sampai semuanya benar-benar aman," sambungnya.
(csb/csb)











































