Sungai Lubai Meluap, 13 Desa di 4 Kecamatan Muara Enim Terendam Banjir

Sumatera Selatan

Sungai Lubai Meluap, 13 Desa di 4 Kecamatan Muara Enim Terendam Banjir

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Rabu, 04 Feb 2026 17:41 WIB
Sungai Lubai Meluap, 13 Desa di 4 Kecamatan Muara Enim Terendam Banjir
Foto: Kondisi banjir di Muara Enim. (Dok. BPBD Muara Enim)
Muara Enim -

Banjir di empat kecamatan Muara Enim, Sumatera Selatan, terdampak kepada 4.566 kepala keluarga (KK) yang tersebar di Benakat, Lubai Ulu, Gunung Megang, dan Rambang. Dari empat kecamatan itu, sebanyak 13 desa yang terendam.

Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim Abdurrozieq mengatakan wilayah paling banyak terdampak banjir di Gunung Megang yang mencapai 2.624 KK di enam desa dan Benakat 1.732 KK di lima desa.

"Banjir ini akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Muara Enim sejak malam Selasa hingga dini hari, membuat Sungai Lubai meluap dan drainase tak mampu menampung debit air sehingga memasuki permukiman warga," ujar Abdurrozieq saat dikonfirmasi, Rabu (4/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketinggian banjir di wilayah itu sempat tercatat lebih dari 1,2 meter. Banjir tak hanya memgakibatkan permukiman warga yang terendam, tapi juga akses jalan terganggu. Sejumlah warga juga dievakuasi dari rumahnya, seperti balita dan lansia.

Dia merincikan, di Kecamatan Gunung Megang dampak banjr terjadi enam desa. Yakni di Gunung Megang Dalam 910 KK terdampak (718 rumah), Gunung Megang Luar 550 KK (440 rumah), Tanjung Terang 139 KK (139 rumah), Perjito 38 KK (35 rumah), Lubuk Mumpo 546 KK (498 rumah), dan Desa Tanjung Muning 441 KK (342 rumah).

ADVERTISEMENT

Kemudian di Benakat, banjir terjadi di Desa Padang Bindu terdampak pada 800 KK, Pagar Jati 420 KK, Betung 270 KK, Pagar Dewa 182 KK, Rami Pasai 60 KK.

Lalu, di Lubai Ulu banjir terjadi di Desa Karang Agung. Titik banjir di Dusun 1 terjadi di Komplek Pesantren Ma'had Dhiya'us Salaf, tepatnya di gedung asrama putri ponpes tersebut dan 97 rumah yang dihuni 97 KK terdampak banjir.

"Kemudian di Dusun 5 ada 5 rumah yang dihuni 8 KK juga terdampak banjir," katanya.

Terakhir di Rambang, dampak banjir di Desa Pagar Agung sebanyak 105 KK. Musala dan pasar di wilayah ini juga terdampak banjir.

"Banjir hingha saat ini berangsur surut, beberapa warga juga telah melakukan pembersihan rumah mereka. Termasuk personel BPBD ikut membantu pembersihan musala yang terdampak banjir. Namun, di beberapa titik banjir masih ada rumah yang terendam," ungkapnya.

Dia mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah banjir saat ini dan rawan bencana untuk waspada terhadap banjir susulan. Sebab, hujan masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut.

"Untuk kondisi cuaca saat ini cerah, tapi masih berpotensi hujan hingga dapat menyebabkan banjir susulan," tukasnya.




(dai/dai)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads