MYP Paket 1 Pemprov Sulsel Kini Fokus Penataan Pedestrian-Drainase

MYP Paket 1 Pemprov Sulsel Kini Fokus Penataan Pedestrian-Drainase

Tim detikSulsel - detikSulsel
Sabtu, 03 Okt 2026 15:30 WIB
Program MYP Paket I Pemprov Sulsel kini fokus penataan pedestrian hingga drainase.
Foto: Program MYP Paket I Pemprov Sulsel kini fokus penataan pedestrian hingga drainase. (dok. Istimewa)
Makassar -

Pembangunan infrastruktur jalan pada program Multi Years Project (MYP) Paket 1 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) kini melangkah ke tahapan pengerjaan sarana pendukung. Program infrastruktur tersebut kini memasuki tahapan penataan median jalan, jalur pedestrian, trotoar, hingga sistem saluran drainase.

Diketahui, MYP Paket 1 yang mencakup penanganan 13 ruas jalan dan 7 titik lokasi longsor akibat bencana tersebut. Paket I mengakomodir pembangunan ruas jalan di wilayah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba.

"Saat ini penataan kawasan kita lakukan secara bertahap, termasuk median jalan, pedestrian, trotoar hingga saluran drainase di sejumlah ruas," kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain memperkuat struktur badan jalan, pekerjaan lanjutan ini diarahkan untuk melengkapi fungsi jalan agar semakin aman, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

Secara teknis di lapangan, Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel, Muhammad Rosyadi menjelaskan, beberapa ruas sedang dikerjakan untuk penataan median jalan. Salah satunya fokus di ruas Jalan Hertasning dan Aroepala Makassar.

"Di ruas Jalan Hertasning, Makassar, pekerjaan saat ini berlanjut pada pemasangan manhole untuk pedestrian. Sementara di ruas Jalan Aroepala, dilakukan pengecoran beton plat penutup saluran drainase sebagai bagian dari penataan kawasan jalan," jelas Rosyadi.

Pekerjaan juga berlangsung di sejumlah ruas lainnya. Pada ruas Batas Gowa-Tondong di Kabupaten Sinjai, dilakukan pekerjaan bahu beton fc 15 MPa.

Hal serupa dikerjakan pada ruas Tanete-Tanaberu di Kabupaten Bulukumba dengan pembangunan bahu jalan menggunakan beton fc 15 MPa. Adapun pada ruas Batas Bulukumba-Sanjai-Sinjai, pekerjaan kini memasuki tahap penanganan hasil galian dengan Cold Milling Machine (CMM).

"Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan secara bertahap mengikuti progres pekerjaan di masing-masing ruas," pungkas Rosyadi.



(sar/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads