Duel 2 Pemain Persita di FIFA Matchday Batal gegara Situasi Geopolitik

Duel 2 Pemain Persita di FIFA Matchday Batal gegara Situasi Geopolitik

Abadi Tamrin - detikSulsel
Selasa, 24 Mar 2026 17:00 WIB
Dua pemain Persita Tamirlan Kozubaev dan Pablo Ganet.
Foto: Dua pemain Persita Tamirlan Kozubaev dan Pablo Ganet. (Dok. Persita)
Makassar -

Jeda kompetisi atau FIFA Match Day bulan Maret 2026 ini dimanfaatkan oleh negara-negara untuk menjalani uji coba internasional. Termasuk dua negara yakni, Kirgistan dan Guinea Khatulistiwa dua negara asal dari Tamirlan Kozubaev dan Pablo Ganet, pemain dari Persita.

Sejatinya kedua pemain Persita itu bisa saling jumpa di laga uji coba antara kedua negara tersebut. Di mana Kirgistan dijadwalkan akan menghadapi Guinea Khatulistiwa di Antalya, Turki pada Rabu (25/3/2026) besok.

Namun karena isu dan situasi geopolitik yang tengah terjadi di kawasan timur tengah, membuat Tamirlan dan Ganet pun harus mundur dari panggilan tim nasional mereka masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, saya seharusnya dipanggil oleh tim nasional untuk jeda internasional bulan ini. Apalagi kami memiliki pelatih baru, yakni Robert Prosinecki yang merupakan mantan pemain Real Madrid dan Barcelona," ucap Tamirlan dalam keterangan resmi klub Persita, Selasa (24/3/2026).

"Namun karena federasi sepakbola Kirgistan kesulitan dalam mengurus tiket penerbangan saya ke Turki, maka saya pun dengan berat hati harus mundur dari panggilan kali ini," paparnya.

ADVERTISEMENT

Hal serupa juga diungkapkan oleh Pablo Ganet, yang pada bulan Desember 2025 lalu tampil di ajang Piala Afrika Maroko bersama dengan Guinea Khatulistiwa.

"Saya dipanggil ke tim nasional untuk memainkan dua pertandingan internasional, tetapi saya berbicara dengan pelatih (Carlos Pena) dan manajer tim, dan karena situasi perang dan masalah penerbangan, saya memutuskan untuk tidak bergabung dengan tim nasional," ujar Ganet.

"Ya jika situasinya normal saya bisa saja menghadapi Tamirlan di laga uji coba kali ini. Namun karena berbagai alasan hal itu batal terjadi," lanjutnya.

Kedua pemain Persita itu memiliki jam terbang yang cukup tinggi di panggung internasional. Tamirlan memiliki total 63 caps sejak menjalani debutnya pada tahun 2015, sementara Ganet sudah memainkan 56 caps sejak tahun 2015 untuk negara mereka masing-masing.



(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads