4 Kali PSM Makassar Disanksi FIFA Musim Ini gegara Tunggak Gaji Pemain-Pelatih

4 Kali PSM Makassar Disanksi FIFA Musim Ini gegara Tunggak Gaji Pemain-Pelatih

Ardiansyah - detikSulsel
Sabtu, 14 Mar 2026 08:57 WIB
PSM Makassar kembali disanksi FIFA imbas tunggakan gaji dengan pelatihnya Tomas Trucha.
Foto: Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha. (Dok. PSM Makassar)
Makassar -

PSM Makassar sudah 4 kali dijatuhi sanksi FIFA sepanjang musim kompetisi 2025/2026. Tim berjuluk Juku Eja ini disanksi gegara tunggakan gaji pemain hingga pelatihnya.

Berdasarkan data di laman resmi FIFA, sanksi pertama mulai menghantui Juku Eja pada 8 Oktober 2025. Hukuman ini diduga berakar dari sengketa finansial dengan mantan pelatih mereka, Bernardo Tavares.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum usai urusan dengan Bernardo, FIFA kembali menjatuhkan sanksi kedua pada 9 Januari 2026. Kali ini, sengketa diduga muncul akibat adanya tunggakan hak mantan pemain mereka, Lucas Dias.

Munculnya sanksi ini menambah beban manajemen di tengah ketatnya persaingan kompetisi yang sedang berjalan. Terlebih sanksi itu dijatuhkan saat menjelang bursa transfer putaran pertama kompetisi.

ADVERTISEMENT

Kemudian hanya berselang hitungan pekan, PSM kembali masuk dalam daftar klub terhukum FIFA tertanggal 29 Januari 2026. Sanksi itu muncul setelah manajemen memperkenalkan striker baru mereka, Luka Cumic, yang diproyeksikan sebagai pengganti Abu Kamara di lini depan.

Terbaru, Juku Eja kembali masuk dalam daftar sanksi pada 9 Maret 2026. Sanksi ini diduga dipicu masalah sengketa dengan pelatihnya Tomas Trucha, yang kini statusnya sedang memanas di internal tim.

Hingga saat ini, pihak manajemen PSM Makassar melalui Media Officer Sulaiman Abdul Karim belum memberikan respons resmi terkait rentetan sanksi tersebut. Manajemen tak menanggapi saat dikonfirmasi detikSulsel.

Nasib Tomas Trucha

Diketahui, Manajemen PSM Makassar hingga kini belum memberikan keputusan final terkait masa depan Tomas Trucha di jajaran kepelatihan. Saat ini, pihak manajemen masih menggodok solusi terbaik bagi sang pelatih.

"Statusnya (Tomas Trucha) masih dalam struktur kepelatihan PSM. Di tingkat manajemen masih menyimpulkan apa solusi terbaik, apakah selesai atau lanjut atau bagaimana, itu masih dirapatkan," kata Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin saat sesi konferensi pers, Sabtu (7/3/2026).

Amiruddin menjelaskan, penentuan nasib pelatih tidak bisa diputuskan secara sepihak. Menurutnya, ada mekanisme internal manajemen yang harus dilalui sebelum mengambil kebijakan resmi.

"Karena info dari manajemen bahwa dalam pengambilan keputusan tidak serta-merta satu orang yang mengambil, harus ada bentuk (koordinasi)," jelasnya.

Absennya Tomas Trucha di pinggir lapangan dalam laga terbaru PSM juga memicu spekulasi. Namun, Amiruddin menegaskan bahwa secara administratif Trucha tetap menjabat sebagai pelatih kepala, meski harus absen mendampingi tim karena alasan tertentu.

"Saya pikir masih pelatih kepala, cuma untuk pertandingan hari ini tidak bisa mendampingi tim karena ada suatu alasan," pungkasnya.




(ata/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads